Dirut RSUD Namrole Siap Somasi PTT Yang Mencemarkan Nama Baik

  • Whatsapp

Malukuexpres.com, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Salim Alkatiri (RSUD) Kabupaten Buru Selatan Bapak Daud merencanakan akan melakukan somasi kepada salah satu pegawainya yang tidak bermoral dan beretika pasalnya pegawai tidak tetap (PTT) atas nama Umar souwakil dan rekan-rekannya melakukan tindakan pembodohan isu yang tidak benar ke publik beberapa hari lalu di pantai wali saat pertemuan beberapa PTT RSUD.

Dirut meminta kepada Pegawai Tidak Tetap (PTT) RSUD yang melakukan postingan di Facebook (Mensos) beberapa hari lalu agar segera melakukan klarifikasi atau permohonan maaf

Pasalnya Acun Facebook atas nama. AL-Farizumar Souwakil/ Umar souwakil telah melakukan postingan pencemaran nama baik RSUD Dokter Salim Alkatiri.

Dalam isi postingan tersebut di mengatakan. ” RAPAT KORDINASI PENGADUAN PENYALAHAGUNAAN ANGGARAN / PEMBAGIAN INTENSIF COVID-19 TAHUN 2020 yang di KEWENANGAN OLEH RSUD dr. Salim Alkatiri.
#walycitypante
#SiapDemo.

Menurut Direktur RSUD Namrole Daud kepada wartawan di Namrole pada Rabu, 20/10/2021. mengatakan bahwa, Intensif kesehatan itu semuanya dari Dinas dan Dinas membagikan intensif ke tiap-tiap Rekening Pegawai RSUD.

Yang di transfer ke rekening, ada 10 tim Covid, dari tim Covid itu lalu membagikannya ke pegawai-pegawai. Nanti anggaran yang masuk di bagi-bagi. Makanya saya kaget kok ada masalah apalagi,” Daud.

Lanjutnya dokter itu, kemarin kita juga sudah di periksa, dinas juga sudah di periksa itu, ada bukti transfernya sama kita.

Kita sudah pangil tim isolasi besok kita rapat ulang bagaimana hasil pilihan mereka. Biar saya tau mereka sepakati bagaimana dan Besok pula, saya klarifikasi ke bersangkutan, kalau memang ini tidak benar, jujur saya akan lapor balik,”ungkapnya.

Pihak RSUD Namrole akan melakukan pemanggilan terhadap oknum-oknum yang terkesan ikut berperan mencemarkan nama baik RSUD. (MN)

Pos terkait