Pengukuhan Prof. Dr. Zainuddin Notanubun, M.Pd, Sebagai Guru Besar Universitas Pattimura

  • Whatsapp

Ambon, MX. Com. Universitas Pattimura menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka pengukuhan Prof. Dr. Zainuddin Notanubun, M.Pd, sebagai  Guru Besar  di bidang Ilmu Administrasi Publik pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yang berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura, kamis (27 Agustus 2020).

Pengukuhan yang dilaksanakan dalam pandemi covid-19, dilakukan sesuai protokol kesehatan. 22  orang anggota senat yang menghadiri  kegiatan ini dari 70 orang anggota senat Universitas Pattimura. Pembatasan jumlah anggota senat yang hadir dilakukan sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Maluku, Tenaga Pendidik, Sesepuh Universitas Patttimura dan keluarga.

Ketua Senat Unversitas Pattimura, Prof. Dr. S.E.M. Nirahua, SH., M. Hum, membuka secara resmi pengukuhan dengan agenda Pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan dalam Jabatan Guru Besar, Pembacaan Daftar Riwayat Hidup oleh Dekan FKIP, Pidato Pengukuhan, Pengukuhan Guru Besar, Sambutan Rektor , Rapat Senat ditutup oleh Ketua Senat.

Prof. Dr. Zainuddin Notanubun, M.Pd, menyampaikan pidato pengukuhan Guru Besarnya  dengan judul “Efektivitas Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi pada Institusi Pendidikan di  Provinsi Maluku”.

Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan motivasi kepada Prof. Dr. Zainuddin Notanubun, M.Pd , hingga bisa mencapai gelar Guru Besar, karena tentunya untuk mencapai  gelar ini diperlukan dukungan. Semua penelitian dan penulisan jurnal-jurnal terakreditasi Nasional maupun Internasional harus terus dilakukan dan dikembangkan dan tetap melakukan Tri Dharma  Perguran Tinggi. Hal ini akan menjadi motivasi bagi generasi muda, para rekan-rekan pendidik. Lembaga pendidikan akan maju jika sumber daya manusianya baik.  Rektor juga mengajak para Doktor untuk terus berpacu dalam penulisan jurnal-jurnal ilmiah, sehingga Universitas Pattimura tiap tahunnya bisa melahirkan guru-guru besar. Lanjut dikatakan gelar Guru Besar  merupakan anugerah yang perlu diabdikan bagi Bangsa dan Negara terutama bagi para mahasiswa. “ Lembaga ini menunggu kita untuk melakukan sesuatu yang baik khususnya dimasa  pandemi ini,  ada karya yang terus kita hasilkan bagi kepentingan Lembaga , Bangsa dan Negara “.

Diakhir sambutannya Rektor juga berharap ada kerjasama yang terbangun antara Pemerintah Daerah dan Universitas Pattimura untuk membangun dunia pendidikan secara berkelanjutan. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan