NAMROLE, Malukuexpress.com.- Sebanyak 1301 anggota pramuka dari tingkat Sekolah Dasar ( Siaga) Sekolah Menengah Pertama ( Penggalang ) dan Sekolah Menengah Atas ( SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) ( Penegak) sekabupaten Buru Selatan mengikuti kegiatan
Perkemahan Pendidikan dan Penguatan Karakter Tahun 2026 (PERDIKTANKAR ’26) di Bumi Alun- Alon Kota Namrole. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 15 Agustus 2026 mendatang itu dibuka Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Elieser Selsily yang berlangsung di bumi Alun – Alun Kota Namrole Selasa (11/8) kemarin.
Bupati Buru Selatan La Hamidi dalam sambutanya yang di bacakan Selsily mengatakan,
Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan perkemahan ini.” Ini bukan sekadar kegiatan rekreasional luar ruangan. Ini adalah investasi daerah dan bentuk komitmen kita untuk melahirkan generasi emas Buru Selatan yang tidak hanya cerdas otak, tetapi juga mulia secara watak,” ungkapnya.
Menurutnya Bumi perkemahan ini adalah laboratorium kehidupan nyata yang mini. Di tempat ini, anak-anakku sekalian akan ditempa melalui keterbatasan, alam terbuka, dan aturan yang ketat. “Melalui kegiatan ini, saya titipkan tiga pesan penguatan karakter yang harus kalian bawa pulang nanti.
Pertama, kemandirian dan ketangguhan. ” Lepaskan sejenak ketergantungan pada gawai dan kenyamanan rumah. Belajarlah mengelola diri sendiri dan tangguh menghadapi tantangan cuaca serta fisik di alam terbuka,” sebutnya.
Kedua lanjut Bupati, semangat gotong royong dan Persaudaraan. ” Di sini tidak ada sekat, asal sekolah, kecamatan, atau latar belakang. Semua bersaudara dalam satu tenda dan satu tekad. Hilangkan ego pribadi demi keberhasilan bersama,” ingatnya.
Ketiga sebut bupati yakni integritas dan kedisiplinan. “Jadilah pribadi yang jujur pada diri sendiri, taat pada aturan perkemahan, dan menghargai waktu. Karakter inilah yang akan membuat kalian dihormati di mana pun kalian berada kelak,” ingatnya.
Diakhir sambutanya, Bupati juga
berpesan, untuk tetap menjaga kelestarian dan kebersihan. Bumi perkemahan Pramuka Buru Selatan harus menjadi contoh terdepan dalam mencintai dan merawat lingkungan daerah kita. Jangan tinggalkan sampah apa pun di tanah ini.
” Kepada para camat, kepala sekolah, pembina, pendamping, dan panitia pelaksana, saya percayakan keselamatan dan pembinaan anak-anak kita. Berikan dedikasi terbaik, bimbing mereka dengan metode yang edukatif, humanis, dan penuh kasih sayang. Pastikan seluruh aspek keamanan dan kesehatan peserta menjadi prioritas utama selama perkemahan berlangsung,” tutupnya.
Kegiatan ini turut di hadiri Sekda Buru Selatan Prof Ali Awang, Ketua DPRD Ahmad Umasangadji , pimpinan organisasi perangkat daerah ( OPD), ribuan anggota Pramuka serta para pembina dan pendamping dari masing-masing gugus. (MN)






