151 Warga Divaksin pada hari kedua Vaksinasi Massal

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy,

Malukuexpress.com, Sebanyak 151 orang menerima suntikan Vaksin Covid 19 di hari kedua pelaksa vnaan Vaksinsi Massal yang dipusatkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon di tribun Lapangan Merdeka.

“Di hari kedua ini yang mendafar 189 orang, namun yang divaksin 151 orang saja, sementara 38 orang ditunda,” Kata Kepala Dinkes (Kadinkes) Kota Ambon, Wendy Pelupessy di sela – sela kegiatan Vaksinasi hari kedua, Kamis (20/5/2021)

Bacaan Lainnya

Diakuinya jumlah penerima Vaksin di hari kedua, memang lebih sedikit dibanding hari pertama yang mencapai 403 orang, namun itu tidak berarti antusiasme warga menurun, karena Vaksinasi Massal ini masih akan digelar hingga 31 Mei mendatang.

“Vaksinasi massal ini akan digelar hingga 31 Mei mendatang dengan waktu pelayanan dari pukul 9 pagi hingga pukul 4 sore, dan semuanya gratis tanpa dipungut biaya apapun,” ujar Kadinkes.

Dikatakan, pelaksanaan vaksinasi massal ini untuk menyisir kembali kelompok sasaran prioritas yang belum divaksin, demi mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

Kelompok sasaran prioritas tersebut, kata Kadinkes, adalah petugas pelayan publik,ASN, Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, Lansia, Tokoh agama,pegawai BUMN pedagang Pasar, pelaku usaha, Ketua RT/RW, pegawai hotel, para sopir hingga pengojek yang divaksin tahap pertama maupun ke dua (booster).

Menurut Wendy,kekebalan kelompok atau herd immunity terbentuk apabila cakupan vaksinasi mencapai angka 70 persen dari jumlah populasi.

” 70 persen warga yang telah memiliki antibody terhadap covid 19 ini yang nantinya akan memberikan perlindungan bagi yang belum atau tidak dapat divaksin karena ada penyakit bawaan. Target itulah yang hendak dicapai pemerintah,” jelasnya.

Kadinkes berharap, warga Ambon yang termasuk kelompok sasaran prioritas dan belum divaksin untuk segera datang ke lokasi Vaksinasi Massal yang dipusatkan di Tribun Lapangan Merdeka.

“Kalau bulan lalu, karena sedang puasa ada yang belum mau divaksin dengan alasan takut nanti rasa lemas dan sebagainya, sekarang adalah saat yang tepat untuk divaksin,”tandasnya. (*)

Pos terkait