Ambon Bangga, Anak anak SDN 1 Hatiwe Besar Jago Main Jukulele dan Siap Jadi Musisi Masa Depan

MALUKUEXPRESS.COM – Ambon, 29 Oktober 2025 — Suasana penuh semangat dan irama musik menggema di SD Negeri 1 Hatiwe Besar Ambon, saat komunitas Jukulele Beta Suka bersama dua musisi Bung Nicko Tulalessy dan Bung Garry Dacosta, hadir memberikan motivasi dan pelatihan musik bagi para siswa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai seni dan kreativitas sejak dini, sekaligus mengalihkan perhatian anak-anak dari kecanduan gawai dan game digital.

“Dengan bermusik, anak-anak bisa lebih fokus menyalurkan kreativitas dan melatih jiwa seni. Bakat anak-anak di Maluku sangat luar biasa dan harus dipupuk sejak dini,” ujar Nicko Tulalessy, penggagas Jukulele Beta Suka dan pendiri MJL (Maluku Jukulele Leader).

Semangat Luar Biasa dari Anak-Anak

Kemeriahan kegiatan ini disambut penuh antusias oleh para siswa yang menunjukkan kebolehan mereka memainkan berbagai alat musik seperti jukulele, bass, kongo, hingga hawaian.

“Beta kaget! Anak-anak di SDN 1 Hatiwe Besar ini luar biasa. Mereka bukan cuma bisa main jukulele, tapi juga alat musik lain. Bahkan ada anak perempuan yang lihai main hawaian. Ini bakat langka yang harus dijaga dan dikembangkan,” ujar Garry Dacosta, musisi sekaligus pelatih dari MJL.

Garry menambahkan, kehadiran program seperti ini di sekolah-sekolah sangat penting untuk mendukung visi besar Ambon City of Music atau Kota Musik Dunia.

“Kalau terus dibina, lima sampai sepuluh tahun ke depan akan lahir musisi-musisi hebat dari sekolah ini. Dari sinilah masa depan musik Ambon dimulai,” tambahnya.

Dukungan Sekolah: “Kami Bangga dan Butuh Perhatian Pemerintah”

Wakil Kepala Sekolah SDN 1 Hatiwe Besar, Ibu Maria Erysuliatiawaty Maturan, S.Pd, juga mengapresiasi semangat para siswa dan dukungan dari para musisi Ambon.

“Saya bangga dengan anak-anak kami. Sudah lima tahun kami jalankan program Mulok Jukulele dan hasilnya luar biasa. Kami berharap pemerintah bisa menambah fasilitas karena jumlah jukulele di sekolah masih terbatas,” ujarnya.

Maria juga menambahkan rasa terima kasih atas perhatian para musisi dari MJL.

“Saya senang bisa bertemu langsung dengan pelatih dan musisi hebat seperti Bung Nicko dan Bung Garry. Anak-anak kami sangat terinspirasi,” tutupnya dengan bangga.

Janji Kolaborasi Hebat ke Depan

Menutup kegiatan, Nicko Tulalessy berjanji akan terus menghadirkan program pembinaan musik di sekolah-sekolah Ambon. Ia juga berencana membawa musisi senior hawaian Kota Ambon, Opa Yantje Manuhuttu, serta musisi-musisi lainnya untuk berkolaborasi dengan anak-anak SDN 1 Hatiwe Besar.

“Kami sangat apresiasi guru-guru seperti Pak Eddy yang setia membimbing anak-anak dalam program jukulele ini. Kami ingin terus berkolaborasi agar bibit-bibit musik kreatif di Ambon bisa berkembang dan dikenal luas,” tegas Nicko.

Ambon kembali membuktikan diri sebagai Kota Musik Dunia.

Dari tangan-tangan kecil di SDN 1 Hatiwe Besar, lahirlah semangat baru — anak-anak yang bukan hanya cerdas, tapi juga punya jiwa seni yang kelak akan menggetarkan panggung musik Indonesia bahkan dunia. (CM)

Pos terkait