Asnawiyah Sahubawa Lantik Empat Ketua TP PKK Kecamatan

Malukuexpress.com, Masohi – Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Ny. Asnawiyah Sahubawa, melantik empat ketua TP PKK Kecamatan, yang berlangsung di Baileo Ir Soekarno Pendopo Bupati Malteng, kamis (12/12/2024).

Empat ketua TP PKK Kecamatan yang dilantik diantaranya, Ny. Eda Latuconsina sebagai ketua TP PKK Kecamatan Salahutu, Ny. Endang Teisnowati sebagai ketua TP PKK Kecamatan Serut Seti, Ny. Hasni Nussy sebagai ketua TP PKK Serut Timur Kobi dan Ny. Rugaya Reubun sebagai ketua TP PKK Kecamatan Tehoru.

Dalam sambutannya Asnawiyah Sahubawa mengatakan, Pelantikan dan Rakor PKK Malteng yang diselenggarakan saat ini, merupakan momen penting bagi semua pihak, khusunya bagi gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan masyarakat.

“Oleh karena itu saya berharap Ketua Tim Penggerak PKK yang baru dilantik, agar dapat melanjutkan program- program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus melakukan inovasi-inovasi baru untuk keberhasilan PKK, dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” pintahnya.

Menurut Asnawiyah, PKK merupakan organisasi paling besar, massif, dan sangat ekspansif, menjangkau basis paling dasar, yaitu keluarga, dengan kelembagaan yang terstruktur dari tingkat Pusat sampai dengan Desa/Kelurahan.

“Jika potensi itu digerakkan dengan baik, tentunya akan berpengaruh dalam mendukung program apa pun terutama mendukung pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam Rakor kali ini, yaitu penguatan kelembagaan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, administrasi dan tata kelola, serta sinergi dengan pihak terkait baik pemerintah, swasta, dan masyarakat, sehingga dapat menperbesar dampak program PKK.

“Kemudian fokus pada program prioritas pemerintah yang mempunyai dampak langsung di masyarakat, antara lain pencegahan stunting, pendidikan, peningkatan kualitas keluarga, karakter, maupun ketahanan keluarga, serta inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” sebut Asnawiyah.

Sementara kepada ibu-ibu PKK yang mengikuti pelatihan menjahit, dirinya berharap agar seluruh peserta dapat mengikutinya dengan sebaik mungkin sehingga dapat membawa manfaat yang baik juga.

“Tentunya kegiatan semacam ini tidak menjadi yang terakhir tetapi akan ada pelatihan-pelatihan selanjutnya guna meningkatkan keterampilan ibu-ibu kader PKK, sehingga dengan peran aktif para kader, diharapkan mampu menggerakkan masyarakat ikut serta dalam upaya pembinaan UMKM melalui usaha menjahit,” tutupnya. (ME-08)

Pos terkait