Malukuexpress.com, Masohi – Awal Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) melantik tiga Penjabat Kepala Pemerintah Negeri (Pj. KPN). Tiga Pj KPN ini dilantik dan diambil sumpah oleh Pj Sekda Malteng Jauhari Tuarita, yang berlangsung di lantai tiga kantor Bupati Malteng, rabu (03/01/2024).
Mereka yang dilantik diantaranya, Pj KPN Olong Kecamatan Seram Utara Abdullah Rumeon,
Pj KPN Wolu Abdullah Halauw
Pj KPN Ulahahan Eduard Walalohun dari Kecamatan Telutih.
Pada kesempatan itu Tuarita berharap, semoga amanah suci dan tanggung jawab yang dipercayakan mulai hari ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab untuk memajukan masyarakat dan negeri masing-masing.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah saya mengapresiasi dan menyambut baik terlaksananya pelantikan ini, serta mengucapkan Selamat kepada saudara-saudara yang telah dilantik sebagai Penjabat Kepala Pemerintah Negeri,” ucap Tuarita.
Dikatakannya, pelantikan ini merupakan langkah awal dari suatu perjalanan yang penuh tantangan, tanggung jawab, dan harapan baru bagi kemajuan masyarakat dan Negeri.
“Olehnya itu, saya perlu mengingatkan kepada Saudara-saudara bahwa tanggung jawab ini bukanlah beban yang harus diemban sendirian. Namun, ini adalah panggilan untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap negeri,” kata Tuarita.
Ia yakin, dengan integritas, kecerdasan, dan semangat pengabdian yang tinggi, para Penjabat Kepala Pemerintah Negeri akan mampu menjalankan tugas serta amanah ini dengan baik.
“Olehnya itu, Saya berharap Para Penjabat Kepala Pemerintah Negeri yang baru dilantik dapat menjadi pemimpin yang visioner, bersedia mendengar aspirasi masyarakat, dan bekerja keras untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Negeri,” harapnya.
Sementara terkait dengan hak, kewajiban serta tugas-tugas dan fungsi dalam pemerintahan desa terutama dalam pengelolaan keuangan desa, dirinya mengingatkan kembali kepada para Pj KPN, agar melaksanakan pengelolaan dana desa sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat dan kesuksesan pembangunan di Negeri.
“Gunakanlah ADD dan DD secara baik dan akuntabel dan jangan sampai saudara-saudara terjebak dalam praktik-praktik penyimpangan pengelolaan dana desa,”
“Saya juga sangat berharap agar saudara-saudara selaku Penjabat Kepala Pemerintah Negeri dapat segera memfasilitasi penyelesaian masalah di internal matarumah parentah sehingga tahapan pemilihan Kepala Pemerintah Negeri yang defenitif bisa segera dilaksanakan,” tutupnya. (ME-08)






