BUPATI BURSEL SAFARI RAMADHAN DI KECAMATAN AMBALAU Di DESA ULIMA

Namrole,-Maluku express.com– Bulan suci Ramadhan 1447 hijrah tahun 2026 merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama umat dalam bingkai hidup orang basudara di bumi, Lolik Lalen Feda Fena ini.

“Dengan momentum bulan suci Ramadhan mari kita mempererat silaturahmi melalui semangat Kai Wait dalam bingkai hidup orang basudara di bumi Lolik Lalen Feda Fena,”Hal itu disampaikan bupati, La Hamidi di acara Safari Ramadhan 1447 H/2026 Desa Ulima, Kecamatan Ambalau, Sabtu 28 Februari 2026.

Dikatakan bupati, Safari ramadhan kali ini merupakan momentum untuk muhasabah dan memperkuat solidaritas kita dalam beragama, agar senantiasa memperbaiki hubungan kita kepada Allah (Hablum Minallah) dan hubungan sesama Manusia (Hablum Mina nas).

Safari ramadhan merupakan manifestasi rasa syukur kita selaku umat islam. mudah-mudahan safari ramadhan menjadi sarana yang efektif dalam membina dan menjaga ukhuwah islamiyah.

“Kita memohon ke hadirat allah swt agar senantiasa dimudahkan dan dilapangkan dalam berbagai urusan pemerintahan dan pembangunan, guna mewujudkan masyarakat kabupaten buru selatan yang sejahtera, aman dan damai,” kata bupati.

Dalam kesempatan tersebut bupati, memaparkan beberapa hal terkait tantangan dan progres pembangunan yang dihadapi pemerintah daerah Kabupaten Bursel saat ini, yakni

1. Hambatan
Terjadi kondisi fiskal nasional yang berdampak hingga ke fiskal daerah sehingga terjadi efisiensi anggaran yang berpengaruh terhadap berbagai pembangunan infrastruktur di daerah.

2. Tantangan
Masih banyak infrastruktur yang harus dibangun, sehingga saya dan bapak wakil bupati terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan kementerian dan lembaga di jakarta/pusat.

3. Progres
Melaksanakan pelantikan pejabat tinggi pratama yang tertunda selama 3 (tiga) tahun.
pengangkatan cpns sebanyak 107 orang, P3K penuh waktu tahap satu sebanyak 532 orang, P3K tahap dua sebanyak 179 orang, serta P3K paruh waktu sebanyak 3.776 orang.

“Saya mengajak kita semua untuk terus meningkatkan kebersamaan, kerukunan, serta persatuan dan kesatuan antar sesama warga, khususnya di Kecamatan Ambalau sebagai kekuatan besar menghadapi dinamika masyarakat untuk bangkit, membina dan mereformasi sikap mental umat beragama sesuai nilai-nilai ajaran islam. Tidak ada lagi dikotomi atau perbedaan sebagai imbas dari pilkada kemarin,” jelasnya. (Mat)

Pos terkait