Malukuexpress.com, Masohi – Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, resmi membuka tahapan seleksi Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026, yang berlangsung di lantai 3 kantor BAPPLITBANGDA, Rabu (15/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Paskibraka merupakan simbol kedisiplinan, nasionalisme, dan kepemimpinan generasi muda. Ia meminta panitia dan tim seleksi menjunjung tinggi objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas tanpa intervensi pihak manapun.
“Pastikan yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan, kedisiplinan, kesehatan, serta mental yang baik. Kepercayaan masyarakat terhadap proses ini harus kita jaga bersama,” tegas Bupati Zulkarnain.
Kepada peserta, Bupati berpesan agar menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung sportivitas, disiplin, dan kejujuran. Ia menyebut keikutsertaan dalam seleksi ini sudah menjadi kebanggaan karena peserta merupakan putra-putri pilihan dari sekolah masing-masing.
Pembukaan seleksi dihadiri Forkopimda Malteng beserta TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, Kacab Dinas Dikmen dan Khusus Malteng, para camat, pelatih, pembina, serta tim seleksi.
Ditempat terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maluku Tengah Yohanes Noya menjelaskan, sebelum melakukan seleksi calon Paskibraka tingkat Maluku Tengah, para peserta melakukan pendaftaran online yang dibuka sejak 13 Februari sampai 14 Maret 2026.
Dari hasil pendaftaran online tersebut, menghasilkan 306 orang. Namum setelah melakukan verifikasi, keseluruhan, menyisahkan 226 orang.
“Yang menyatakan peserta lolos pendaftaran online bukan melalui Kesbangpol, melainkan BPIP lewat Aplikasi pendaftaran, dikarenakan usia melebihi, serta persyaratan tidak terpenuhi (kekurangan berkas), ungkap Noya.
Kemudian lanjut Noya, dari 226 peserta itu, dipanggil dan diteliti, namun ada juga peserta yang tidak hadir. Sehingga dari hasil pemeriksaan dari Kesbangpol, yang memenuhi persyaratan berjumlah 189 siswa.
“189 siswa yang lolos verifikasi terdapat 78 perempuan dan 111 laki-laki, yang saat ini mengikuti seleksi calon Paskibraka, di lantai tiga kantor BAPPLITBANGDA Maluku Tengah,” jelasnya.
Nantinya, dari 189 siswa yang mengikuti ujian seleksi calon Paskibraka tingkat Maluku Tengah, hanya menyisakan 34 peserta yang ditentukan oleh oleh panitia penguji yang terdiri dari TNI/Polri malalui Aplikasi, bukan dari Pemda.
“kami dari Kesbangpol hanya memfasilitasi saja, menyiapkan peralatan, bahan-bahan yang diperlukan. Nanti calon Paskibraka tingkat Maluku Tengah hanya 34 orang saja,” ujar Noya. (ME-08)






