Malukuexpress.com, 12 Maret 2026, Ambon – Kegiatan Ramadan Leadership Camp 2026 yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Maluku menjadi sorotan publik. Kegiatan pembinaan generasi muda Islam ini resmi ditutup langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, setelah berlangsung selama dua hari di Kota Ambon.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari Rohis tingkat SMA, MA, SMK, pemuda remaja masjid, hingga pemuda dari berbagai negeri dan desa di Pulau Ambon. Leadership Camp ini menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus penguatan kepemimpinan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum DPW BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sifahutar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur Maluku dalam kegiatan tersebut merupakan bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pembinaan umat, khususnya generasi muda Islam.
“Bagi kami di BKPRMI, kehadiran Pak Gubernur di tengah-tengah kegiatan ini menunjukkan komitmen beliau terhadap pembinaan pemuda dan remaja masjid di Ambon,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran gubernur sekaligus membantah berbagai isu yang sebelumnya beredar di media sosial terkait perhatian pemerintah terhadap umat Islam di Maluku.
Dalam kesempatan itu, Ilham juga mengungkapkan bahwa Maluku terus memperkuat persaudaraan lintas iman, salah satunya melalui pembentukan Forum Pemuda Lintas Iman Maluku yang melibatkan berbagai organisasi kepemudaan dari berbagai latar belakang agama.
Forum tersebut di antaranya melibatkan GMKI, GAMKI, PMKRI, Pemuda Katolik, KMHDI, serta berbagai organisasi kepemudaan lainnya. Selain itu di Ambon juga aktif Angkatan Muda GPM serta pemuda remaja masjid yang terus menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman.
“Kehidupan masyarakat Maluku dibangun di atas semangat kebersamaan. Generasi muda harus menjadi pelopor persatuan, bukan justru terjebak dalam isu provokatif,” tegas Ilham.
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda, perwakilan BIN, Polda, Kodam, Korem, Pemerintah Kota Ambon, hingga anggota DPRD Provinsi Maluku Nita bin Umar. Turut hadir pula perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku serta tokoh pendidikan dari UIN Ambon yang juga menjadi Dewan Penasehat BKPRMI.
Rangkaian kegiatan Ramadan Leadership Camp diawali dengan salat dhuha akbar di Masjid Jami Ambon, kemudian dilanjutkan dengan napak tilas kebangsaan ke Benteng Victoria, salah satu situs sejarah penting di Kota Ambon.
Menurut Ilham, kegiatan tersebut juga menjadi refleksi perjuangan pahlawan nasional Kapitan Pattimura, sekaligus menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi muda di bulan suci Ramadan.
Masjid Jami Ambon yang menjadi titik awal kegiatan juga memiliki nilai sejarah penting. Masjid yang dibangun pada tahun 1860 ini pernah menjadi saksi perjalanan sejarah Maluku dan pernah disinggahi ulama besar Indonesia Buya Hamka pada tahun 1993.
Dalam kegiatan ini, BKPRMI mengangkat tema “Transformasi Peran ITMI dan BKPRMI untuk Peradaban Indonesia: Harmoni Kepemimpinan Pemuda, Cendekiawan dan Pemerintah Maluku Menuju Indonesia Emas 2045.”
BKPRMI berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang amanah, berintegritas, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
“Generasi muda harus bijak menggunakan media sosial dan tidak terjebak hoaks, provokasi, maupun isu SARA yang dapat merusak persatuan,” kata Ilham.
Kegiatan Ramadan Leadership Camp 2026 akhirnya ditutup secara resmi oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, yang sekaligus memberikan dukungan terhadap pembinaan generasi muda sebagai pilar penting pembangunan Maluku ke depan.(CM)






