MALUKUEXPRESS.COM, 13 Maret 2026, Ambon – Pemerintah Kota Ambon melalui Command Center terus melakukan pemantauan arus lalu lintas di berbagai ruas jalan di kota tersebut. Sebanyak 19 titik CCTV digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas secara langsung dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Hal ini terlihat pada Jumat (13/3/2026) pukul 13.24 WIT, ketika akun media sosial Beta Ambon milik Pemerintah Kota Ambon mempublikasikan hasil pemantauan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, menjelaskan bahwa publikasi hasil monitoring CCTV lalu lintas merupakan bagian dari strategi pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Menurut Lekransy, pemerintah memiliki kewajiban menyediakan layanan publik yang memadai, termasuk memberikan informasi kondisi lalu lintas secara terbuka kepada masyarakat.
“Publikasi data monitoring CCTV lalu lintas ini merupakan bentuk keterbukaan informasi publik yang berdampak pada peningkatan akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat,” jelas Lekransy saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Ia menambahkan, penyampaian informasi tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas dan menentukan jalur perjalanan yang akan dilewati. Dengan demikian, masyarakat dapat memilih rute alternatif untuk menghindari kemacetan.
“Harapannya masyarakat memiliki informasi lebih awal sehingga bisa memilih jalur yang lebih lancar dan terhindar dari rute yang macet,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lekransy mengatakan bahwa optimalisasi fungsi CCTV lalu lintas akan terus ditingkatkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan akses pemantauan kepada perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Perhubungan Kota Ambon, agar dapat mempermudah pengambilan kebijakan dalam melakukan rekayasa lalu lintas.
Selain itu, pemantauan tersebut juga dapat membantu pemerintah dalam mengurai berbagai persoalan di lapangan, seperti parkir liar yang sering menjadi penyebab kemacetan.
Berdasarkan pemantauan yang dipublikasikan melalui akun Beta Ambon, terdapat sekitar empat titik yang terpantau padat, yakni di kawasan Pertigaan Grand Place, Jalan Slamet Riyadi, Balai Kota Ambon, serta depan Pos Pemadam Kebakaran. Kondisi lalu lintas di titik-titik tersebut dilaporkan berada pada kategori ramai lancar hingga macet.
Informasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan diharapkan dapat terus dipublikasikan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Ambon, kata Lekransy, berkomitmen untuk terus mendorong penerapan manajemen lalu lintas cerdas sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan modern. Upaya ini juga sejalan dengan 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon.
“Semua ini dilakukan untuk mendukung terwujudnya visi pembangunan kota yaitu Ambon yang manise, inklusif, toleran, dan berkelanjutan,” tutup Lekransy. (CM)






