Malukuexpress.com, Musyawarah Luar Biasa Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Maluku. Dengan sorotan Tema; Menyukseskan Pesparani IV Provinsi Maluku di Kota Tual dan Menuju Pesparani Nasional di Kupang.
Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Maluku Pastor Agustinus Arbol yang ditemui media ini usia kegiatan dilantai 3 Hotel Elizabert Kota Ambon. Senin 25 April 2022 mengatakan bahwa, hari ini Musyawarah Daerah luar biasa yang dilaksanakan oleh LP3KD Maluku dilatarbelakangi oleh dua hal, Yang pertama, kegiatan Pesparani IV yang semula, kami agendakan pada bulan Juli tahun 2022, itu atas kesibukan kegiatan gereja selama ini, yang telah melibatkan umat katolik secara keseluruhan, hal ini membuat persiapan-persiapan dari umat jemaat untuk mengikuti pesparani itu mengalami kendala, maka itu LP3KD mengadakan rapat untuk sepakat menunda kegiatan.
Yang kedua, karena ini juga terdampak di panitia lokal di Kota Tual yang menjadi tempat kegiatan ini, sehingga jika baiknya diundur sehingga persiapannya jauh lebih baik, maka itu memang secara hukum itu, penundaan harus melalui sebuah Musyawarah, maka musyawarah ini, kami buat, supaya kami sepakat bersama bahwa tetap dilaksanakan tapi penundaan dan kami sudah sepakat hasilnya adalah tanggal 18-24 September 2022, dan itu adalah waktu untuk Pesparani IV Provinsi Maluku.
Lanjutnya, setelah ini, kami akan menyampaikan hasil musyawarah kepada Bapak Gubernur Maluku untuk diterbitkan SK Penetapan Tanggalnya waktu kegiatan Pelaksanaan Perparani Tingkat Provinsi. Sebab itu juga merupakan kewenangan dari Gubernur secara administratif membuat surat keputusan itu.
Selanjutnya mengenai persiapan menuju Pesparani Nasional, Dirinya menjawab Kegiatan Pesparani Nasional itu tanggal 28 Oktober 2022, dan mengapa kami memilih Bulan September 2022, supaya kami membuat seleksi sekaligus audisi pada saat itu juga guna mempersiapkan kontingen Maluku mengikuti Pesparani Nasional Ke II di Kupang tanggal 28 Oktober 2022.
Tambahnya, Untuk pendanaan LP3KD Maluku selama ini, sangat baik dan pemerintah selalu mensuport kegiatan keagamaan, salah satunya adalah Pesparani ini dan menuju Pesparani Nasional II nantinya di Kupang bulan Oktober 2022, Ketua Kontingennya adalah Ibu Widya Pratiwi Murad Ismail, “tutupnya.
Ditempat yang sama, Ketua Bidang Lomba, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Maluku Pastor Bernard Rahawarin, terkait dengan bidangnya mengatakan bahwa, Pesparani IV Provinsi Maluku Di Kota Tual di Bulan September 2022, akan dilombakan 13 Mata Lomba, yakni Paduan Suara Anak, Paduan Suara Remaja Campuran, Paduan Suara OMK Campuran, Paduan Suara Dewasa Wanita, Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian, Paduan Suara Dewasa Campuran, Menyanyikan Mazmur Anak, Menyanyikan Mazmur Remaja, Menyanyikan Mazmur OMK, Menyanyikan Mazmur Dewasa, Cerdas Cermat Rohani Anak, Cerdas Cermat Rohani Remaja dan Bertutur Kitab Suci (Anak).
Lanjutnya, untuk para jurinya akan diseleksi juga, baik dari luar Maluku maupun dari dalam Maluku, karena perlu memperkuat Sumber Daya Manusia dan mengangkat peran besar dari Putra Putri Maluku, sehingga tidak sekedar datang dari luar padahal kita mempunyai banyak potensi disini terkait dengan juri.
Kemudian sistim penilaiannya, LP3KD mengunakan musical mundi, yang mana penilaian sekarang, telah kita pakai dimana-mana dalam semua event, dalam kategori Bronze, Silver, Gold dan Gold Tertinggi ‘Champion’. Jadi untuk semua paduan suara dalam semua kategori lomba dapat dihargai dan jangan sampai hanya karena satu dan atau itu tidak dapat juara, terkecuali untuk cerdas cermat, yang mana dikategori ini penilaiannya kuantitatif, siapa mempunyai nilai teringgi dialah pemenangnya sedangkan yang lainnya kualitatif,”jelasnya.
Selanjutnya, mengenai tempat lomba, waktu lomba, materi lomba dan gambaran umumnya sudah di fix kan pada dua tahun lalu, sehingga kita membuat beberapa perubahan lagi, terkait dengan perkembangan yang terakhir, tapi prinsipnya semua sudah sempurna, “menutup pembicaraannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Uskup Diosis Amboina Mgr Senno Inno Ngurat, Kadis Infokom Maluku Titus Renwarin. (**)







