MALUKUEXPRESS.COM, Ambon, 22 Mei 2025. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku resmi melantik kepengurusan baru periode 2025-2029 dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku. Pelantikan yang dimulai pukul 10.00 WIT tersebut diresmikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, dan menjadi rangkaian awal dari Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) III serta Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Maluku.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H, LLM, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, S.Sos, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Walikota Ambon Bodewin Wattimena, Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Ketua II dan Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat, para Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota, pengurus cabang olahraga, tokoh agama, serta pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. Simbolisasi pelantikan dilakukan dengan pemukulan tifa oleh Gubernur Maluku, didampingi oleh Ketum KONI Pusat dan Ketum KONI Provinsi Maluku.
Pelantikan ini mengusung tema “Momentum Strategis Kebangkitan Olahraga Maluku” dan didasarkan pada Surat Keputusan Nomor: 28 Tahun 2025 tentang Pengukuhan Pengurus KONI Maluku periode 2025-2029, tertanggal 27 Februari 2025. Dalam sambutannya, Marciano Norman menyampaikan rasa harunya atas sinergi yang terjalin baik antara pengurus KONI Maluku dan Pemerintah Provinsi Maluku. Menurutnya, dukungan kepala daerah sangat krusial bagi kemajuan olahraga daerah, dan Maluku memiliki potensi besar untuk kembali melahirkan atlet-atlet nasional berprestasi.
Marciano menegaskan bahwa tugas pengurus baru tidaklah ringan. Selain sebagai simbol kebangkitan olahraga daerah, mereka juga diamanahkan untuk membawa kembali kejayaan Maluku dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat internasional. Ia menekankan bahwa prestasi olahraga adalah bagian dari harga diri dan identitas Maluku yang telah terpatri sejak dahulu.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa,S.H.,LLM dalam sambutannya menyoroti penurunan peringkat Maluku pada PON XXI/2024 di Aceh-Sumut, di mana Maluku hanya mampu finis di peringkat 31 dengan raihan 2 emas, 3 perak, dan 8 perunggu. Ia menargetkan peningkatan signifikan pada PON XXII/2028 di NTT-NTB, dengan harapan Maluku dapat kembali masuk dalam 20 besar nasional.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui program yang terstruktur dan berkelanjutan. Ia juga mendorong KONI Maluku untuk membuat event olahraga yang jelas, terukur, dan disinkronkan dengan KONI Kabupaten/Kota. Selain itu, penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi juga menjadi salah satu instruksi Gubernur demi meningkatkan motivasi dan kualitas SDM olahraga Maluku.
Ketua Umum KONI Provinsi Maluku, M.A.S. Latuconsina, dalam pidatonya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk memimpin KONI Maluku selama empat tahun ke depan. Ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan, demi tercapainya visi besar kebangkitan olahraga Maluku.
Setelah acara pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Musorprovlub III yang dimulai pukul 14.00 WIT hingga selesai. Forum ini menjadi ruang diskusi penting untuk merancang program kerja strategis dalam mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Provinsi Maluku secara menyeluruh. (*








