Pj KPN Baru Diingatkan Soal Pendataan Rumah Layak Huni dan Kesiapsiagaan Karhutla

Malukuexpress.com, Masohi – Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, menegaskan empat Penjabat Kepala Pemerintah Negeri (Pj KPN) yang baru dilantik harus responsif terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memastikan pendataan rumah layak huni berjalan akurat.

Dua hal tersebut menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan tugas pemerintahan negeri, sejalan dengan program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Zulkarnain Awat Amir.

Penegasan itu disampaikan Rakib saat mewakili Bupati Maluku Tengah melantik empat Penjabat Kepala Pemerintah Negeri di lantai III Kantor Bupati Maluku Tengah, Rabu (14/10/2026).

“Dalam kesempatan ini, Bapak Bupati berharap, selain fokus menjalankan tugas sebagai Penjabat Kepala Pemerintah Negeri, saudara-saudara juga harus tanggap terhadap kebakaran hutan dan lahan,” tegas Rakib.

Ia juga meminta para penjabat memastikan pendataan rumah layak huni dilakukan secara cermat agar program pemerintah daerah tersebut dapat menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Saudara-saudara juga harus memastikan pendataan rumah layak huni sebagaimana program Bapak Bupati. Data yang akurat sangat penting agar pelaksanaan program pembangunan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Rakib menekankan, para penjabat tidak hanya bertanggung jawab menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga harus mampu membaca kebutuhan masyarakat, merespons persoalan di wilayah masing-masing, serta memastikan program pemerintah berjalan efektif.

Menurutnya, pemerintah negeri merupakan ujung tombak pelayanan publik yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang tanggap, terbuka, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Ia menegaskan tiga hal penting. Pertama, selenggarakan pemerintahan secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kedua, ia meminta para penjabat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketiga, para penjabat harus membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan Saniri Negeri, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas, persatuan, dan kerukunan hidup orang basudara.

“Di tengah tantangan pembangunan dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang semakin baik, pemerintah negeri harus mampu bekerja secara responsif, terbuka, dan berorientasi pada hasil. Jabatan ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab dan pengabdian,” tandasnya.

Rakib juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan tugas para penjabat kepala pemerintah negeri dengan tetap mengedepankan musyawarah, semangat masohi, dan nilai-nilai adat yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Maluku Tengah.

Adapun empat penjabat yang dilantik yakni Sudirhan Tomagola, SP, sebagai Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Mosso, Kecamatan Tehoru; Gerard Pattiradjawane, http://S.IP, sebagai Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku; Johan Tahalele sebagai Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Titawaai, Kecamatan Nusalaut; serta Yusuf Adam, SE, sebagai Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Administratif Olong, Kecamatan Seram Utara. (ME-08)

Pos terkait