Malukuexpress.com, 17 Desember 2025, Ambon, Rapat koordinasi besar yang melibatkan Wali Kota Ambon, Forkopimda, DPRD, Polresta, Kodim 1504, Kejaksaan Negeri, OPD, camat, lurah, raja, hingga RT/RW berlangsung panas namun konstruktif, membahas persoalan krusial Kota Ambon menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Dalam forum tersebut, terungkap fakta penting: tren kriminalitas di Kota Ambon secara umum meningkat, meski beberapa kategori mengalami penurunan.
Kapolresta Ambon: Kejahatan Konvensional Naik, Polisi Tak Bisa Kerja Sendiri, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease memaparkan bahwa, Kejahatan transnasional turun 11 kasus, Gangguan terhadap orang dan barang meningkat, Kasus bencana alam juga mengalami kenaikan, Total kejahatan konvensional naik 2 kasus
Ia menegaskan, paradigma Polri saat ini adalah kolaborasi, bukan kerja tunggal.“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas polisi, tapi kewajiban kita bersama,” tegas Kapolresta.
Tiga kejadian menonjol selama masa jabatannya, 1. Kasus di wilayah Polsek Kairatu
2. Dua aksi demo besar di STAIN Abbes dan Jalan Baru–Durian Patah
Kapolresta juga mendorong, Pengaktifan kembali siskamling dan pam swakarsa
Peningkatan pemasangan CCTV oleh masyarakat, Respons cepat Polri, bahkan RT/RW dipersilakan mengomplain jika polisi terlambat lebih dari 15–20 menit
Wali Kota Ambon Tegas: RT/RW Adalah Pemerintah Paling Depan
Wali Kota Ambon menegaskan bahwa RT/RW bukan sekadar relawan, melainkan bagian resmi dari struktur pemerintahan.
“Kalau tidak mau bertanggung jawab sebagai bagian pemerintah, silakan mundur,” tegas Wali Kota.
Ia mengingatkan, 17 Program Prioritas Kota Ambon telah tertuang dalam RPJMD dan PerDA, bukan janji politik
RT/RW wajib menyosialisasikan dan mengawal program tersebut, Air Bersih & Sampah Jadi Masalah Paling Mendesak, Wali Kota mengungkap dua persoalan utama kota:
1. Akses air bersih – masih banyak wilayah belum terlayani
2. Sampah – Pemkot menghabiskan hampir Rp48 miliar per tahun hanya untuk pengelolaan sampah
Ironisnya, beberapa negeri menolak pembangunan tempat sampah modern.
“Pemerintah mau bikin bagus, masyarakat malah menolak dan pilih buang sampah sembarangan,” ujar Wali Kota dengan nada kecewa.
RT/RW diminta, Menyadarkan warga soal buang sampah pada waktunya, Aktif mendata wilayah rawan dan sulit akses TPS
Data Miskin & Bansos: RT/RW Jadi Penentu
Persoalan bantuan sosial juga disorot tajam. Banyak keluhan, Warga miskin tidak dapat bantuan, Warga mampu justru menerima bansos
Wali Kota menegaskan, Data penerima berasal dari DT-SEN (Desil 1–5), RT/RW, desa, dan kelurahan adalah penentu utama
Data harus ditempel agar masyarakat bisa mengoreksi “Kalau salah, ganti. Jangan diam karena saudara sendiri,” tegasnya.
Kejaksaan Negeri Ambon: Narkotika an Kekerasan Anak Dominan, Kejari Ambon membeberkan data perkara 2025, Narkotika: 85 perkara, Kejahatan terhadap orang & harta: 67 perkara, Perlindungan anak: 72 perkara (terbanyak), Pencurian meningkat: 25 perkara
Banyak kasus kekerasan anak dilakukan orang tua atau wali sendiri
Kejaksaan juga aktif dalam Program Jaga Desa
Pengawasan dana desa, Penanganan gugatan hukum strategis daerah.
Kodim 1504 Ambon: Pertahanan Dimulai dari Kesejahteraan
Dandim 1504 Ambon menegaskan, TNI bertugas memberdayakan wilayah pertahanan Telah menyelesaikan TMMD: jalan, air bersih, rumah layak huni, Mendorong percepatan Koperasi Merah Putih di seluruh desa/kelurahan, Namun, baru 2 dari 50 desa/kelurahan yang siap lahan.
“Ini bukan untuk tentara, ini untuk desa sendiri,” tegas Dandim, Natal & Tahun Baru: Dilarang Konvoi, Miras, dan Aksi Negatif
Forkopimda sepakat, Perayaan Natal dan Tahun Baru harus aman, damai, dan religius
Hindari Konvoi liar, Konsumsi miras, Balap liar
Ugal-ugalan di jalan
RT/RW diminta aktif mengontrol anak muda di wilayahnya, Kesimpulan Rapat Beberapa poin tindak lanjut utama, Pendataan wilayah tanpa air bersih, Penguatan siskamling, Pembenahan data bansos, Pengelolaan sampah berbasis komunitas, Percepatan Koperasi Merah Putih
Pengamanan terpadu Natal & Tahun Baru
Pesan utama rapat, “Ambon aman, bersih, dan tertib bukan tugas satu lembaga, tapi tanggung jawab kita semua.”(CM)






