Wali Kota Ambon Buka Seleksi Sekkot: Transparansi Diuji, Integritas Dipertaruhkan

Malukuexpress.com, Ambon 16 April 2026, Bodewin Wattimena mengambil langkah berani dengan membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Kota di Ambon. Di tengah sorotan publik terhadap praktik birokrasi, kebijakan ini menjadi sinyal kuat: pemerintahan yang bersih tidak cukup dijanjikan, tapi harus dibuktikan.

Seleksi ini bukan sekadar prosedur administratif. Bagi Wattimena, ini adalah upaya menghadirkan figur Sekkot yang benar-benar profesional, berintegritas, dan mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan kelompok tertentu.

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya. Siapa pun yang memenuhi syarat, silakan ikut. Tidak ada ruang untuk proses tertutup,” tegasnya.

Pendaftaran dibuka selama 15 hari, dilanjutkan dengan tahapan asesmen, seleksi panitia, hingga wawancara akhir. Yang menarik, tahap wawancara akan dilakukan secara terbuka dan direncanakan disiarkan langsung—memberi ruang bagi publik untuk ikut mengawasi.

Langkah ini mencerminkan pendekatan yang tidak hanya “terlihat transparan”, tetapi juga berusaha membangun kepercayaan masyarakat secara nyata. Di saat banyak proses seleksi pejabat kerap dipertanyakan, Ambon justru memilih membuka pintu selebar-lebarnya.

Namun di balik gebrakan ini, ada pesan bijak yang ingin ditegaskan: transparansi bukan sekadar tontonan, melainkan tanggung jawab. Pemerintah tetap harus memastikan bahwa seluruh proses berjalan objektif dan bebas dari kepentingan.

Wattimena juga memastikan seluruh mekanisme telah mengikuti standar dari Badan Kepegawaian Negara, sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas dan legitimasi hasil seleksi.

Kini, publik menaruh harapan sekaligus pengawasan.

Jika dijalankan konsisten, langkah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

Karena pada akhirnya, jabatan Sekkot bukan hanya soal siapa yang terpilih—tetapi bagaimana proses itu mencerminkan wajah pemerintahan yang adil, terbuka, dan berpihak pada rakyat.(CM)

Pos terkait