10 Bulan Memimpin Malteng, 14 KPN dan 47 Pj. KPN Telah Dilantik oleh Marasabessy

Malukuexpress.com, Masohi – Muhamat Marasabessy, sejak dilantik oleh Gubernur Maluku Murad Ismail sebagai Pj. Bupati Maluku Tengah (Malteng) pada September 2022 silam, sebanyak 14 Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) definitif dan 47 Penjabat KPN di Malteng telah dilantik oleh Marasabessy.

Tidak hanya itu, selain 15 KPN dan 47 Pj. KPN, Marasabessy juga telah melantik 28 Saniri Negeri di Kabupaten bertajuk Pamahanu Nusa ini.

“Angka ini cukup signifikan, sebab kita tahu bersama bahwa Malteng memiliki gejolak dinamika sosial kemasyarakatan yang sangat kompleksitas, namun melalui komunikasi dan koordinasi yang baik semua dapat berjalan dengan sukses dan lancar,”

Hal ini diungkapkan Pj. Bupati Malteng Muhamat Marasabessy dalam sambutannya yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Aidjarang Wattiheluw, pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dua KPN dan tuju Pj KPN di lantai tiga kantor Bupati Malteng, kamis (27/7/2023).

Dalam pelantikan tersebut, Wattiheluw menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan amanat Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2006 tentang Negeri dan Peraturan Daerah Nomor 03 2006 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan dan Pelantikan KPN.

“Selaku Penjabat Bupati tugas saya untuk melaksanakan amanat ini adalah sangat penting untuk dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Wattiheluw juga menyampaikan kepada KPN yang baru dilantik untuk sepenuhnya melayani masyarkat dengan hati yang tulus ihklas.

Gunakanlah ADD dan DD secara baik dan akuntabel untuk kesejahteraan masyarkat dan kesuksesan pembangunan di Negeri. Teruslah menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan OPD di lingkup Kabupaten.

“Saudara-saudara harus mampu meletakan legacy dan sejarah baru dalam kepemimpinan kalian. Saya berharap Saudara-saudara benar-benar konsisten dan loyal untuk melakukan seluruh tugas yang dipercayakan,” pinta Wattiheluw.

Kepada Pj. KPN Wattiheluw mengatakan bahwa, tugas utama adalah segera melakukan konsulidasi untuk mempersiapkan tahapan pemilihan Kepala Pemerintah Negeri yang defenitf. Dan harus bebas dari intervensi dan tekanan apapun, dan harus melepaskan diri dari praktikpraktik pragmatisme.

“Saudara harus berdiri diatas kepentingan semua orang bukan kelompok dan golongan tertentu. Tugas sebagai Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri sangat singkat, karena itu pegang teguh janji dan sumpah jabatan yang telah saudara ucapakan,” katanya.

Tidak hanya itu, ia juga berharap kepada Saniri Negeri, agar peran dan tanggung jawab sebagai badan legislatif di tingkat Negeri dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan negeri melalui tugas, fungsi dan kewenangan yang dimiliki.

Wattiheluw juga mengingatkan kepada para KPN, Penjabat KPN dan Saniri Negeri agar selalu proaktif dan bijaksana dalam meminimalisir potensi konflik sekecil apapun serta menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi di negeri.

Para KPN dan Pj. KPN serta Saniri yang dilantik yakni, KPN Trana, Pj. KPN Issu, PJ. KPN Messa Kec. TNS, KPN Labuan, Pj. KPN Rumahwey Kec. SUB, Pj. KPN Sahulauw Kec. Teluk Elpaputih, Pj. KPN Wassu Kec. Pulau Haruku, Pj. KPN Ihamahu Kec. Saparua Timur, dan Pj. KPN Titawaai Kec. Nusalaut, serta Peresmian Pergantian Antar Waktu Anggota Saniri Negeri Hulaliu Kec. Pulau Haruku. (ME-08)

Pos terkait