90 Anggota PPK Malteng di Lantik, Ketua KPU Minta Bekerja Sesuai Ketentuan

Malukuexpress.com, Masohi – Komisi Pemilihan Umun (KPU), Kabupaten Maluku Tengah, mulai melakukan pentahapan Pilkada serentak pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024. Hal ini dibuktikan dengan dilantiknya 90 anggota badan ad hoc, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Malteng, yang berlangsung di gedung Mae Oku, kamis (16/5/2024).

Pelantikan 90 anggota badan ad hoc ini diawali dengan pembacaan surat keputusan pengangkatan PPK, kemudian pengambilan sumpah dan pelantikan oleh ketua KPU Malteng, dilanjutkan dengan pembacaan Fakta Integritas serta penandatangan naska pelantikan dan Fakta Integritas.

Hadir pada kesempatan itu, Pj. Bupati Malteng yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Zahlul Ikhsan, ketua Bawaslu Malteng La Amisuri, Perwakilan dari Kejari Malteng serta TNI/Polri.

Ketua KPU Malteng Abdurahim Lesnussa percaya, bahwa 90 anggota PPK yang terpilih memiliki integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil serta memenuhi syarat untuk melaksanakan tugas sebagai PPK pada wilayah kerjanya.

“Dengan demikian mereka yang dilantik hari ini, saya yakin adalah betul-betul pilihan terbaik, yang diharapkan dapat melaksanakan tugas, wewenang dan kewajibannya dengan baik. Sehingga pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024, akan berjalan lancar, aman dan tertib,” pintah Lesnussa dalam sambutannya.

Dijelaskannya, sesuai dengan ketentuan PPK dibentuk, paling lambat enam bulan sebelum hari dan tanggal pemungutan suara dan berakhir masa jabatan paling lambat dua bulan setelah hari dan tanggal pemilihan tersebut. Dengan demikian masa kerja PPK seluruhnya adalah lebih dari delapan bulan.

“Dalam masa kerja ini, saudara dituntut untuk melaksanakan tugas dengan sepenuh waktu. Ini berarti pekerjaan utama saudara sekarang adalah bagaimana mensukseskan setiap tahapan penyelenggara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024 diwilayah kerja saudara masing-masing,” jelas Lesnussa.

Selain itu Lesnussa juga meminta kepada anggota PPK yang baru dilantik, dalam melaksanakan tugas wewenang dan kewajibannya. Ingatlah bahwa sumpah yang telah diucapkan adalah sebuah ikatan janji dan itu merupakan amanat yang ketika dilanggar, akan memberikan implikasi yang buruk bagi perjalanan demokrasi di Daerah ini.

“Pelanggaran sama dengan pengkhianatan, sebaliknya jika saudara dapat melaksanakan amanah ini dengan baik, maka akan memberikan kemaslahatan bagi segenap bangsa ini. Oleh karena itu bekerjalah dengan sebaik baiknya, utamakanlah kepentingan umum diatas segala-galanya,” pintah Lesnussa. (ME-08)

Pos terkait