Malukuexpress.com, Masohi – Bupati Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Zulkarnain Awat Amir, didampingi Wakil Bupati Malteng Mario Lawalata, melaksanakan Apel perdana dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Malteng, senin (10/3/2025).
Apel Perdana yang digelar di Baileo Ir Soekarno Pendopo Bupati Malteng itu, dihadiri oleh Sekda Malteng, para Staf Ahli Bupati, para Asisten dan seluruh pimpinan OPD Pemda Malteng.
Dihadapan para ASN, Bupati Malteng Zulkarnain Awat Amir dalam arahannya mengatakan, seluruh ASN, harus memiliki kinerja yang baik serta menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK, yang merupakan 7 (tujuh) nilai inti ASN Indonesia, yakni : Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
“Saya ingin menekankan pentingnya loyalitas di setiap jenjang birokrasi. Saya memiliki cara yang sangat sederhana dan mudah dalam mengukur loyalitas ASN. Loyalitas bukan sekadar kata-kata, tetapi terlihat dari kesungguhan kita dalam bekerja, kedisiplinan, serta kesetiaan kepada tanggung jawab yang diemban,”
Dikatakannya, dirinya dan Wakil Bupati berkomitmen untuk menata birokrasi dengan. prinsip good governance, memastikan penempatan jabatan sesuai dengan sistem merit dengan mempertimbangkan kompeten manajerial, teknis, dan sosio kultural, termasuk karakter dan loyalitas yang dimiliki oleh ASN.
“Kami tidak ingin birokrasi Malteng dipandang sebagai birokrasi yang tidak berkualitas, kinerjanya Cuma rutinitas, dan tidak memiliki terobosan. Sebaliknya, kita harus menciptakan birokrasi yang berkelas, yang dihuni oleh birokrat-birokrat berkinerja, energik, kreatif, inovatif, dan sekali lagi berkarakter serta loyal,”
“Kita harus bisa keluar dari zona nyaman yang dirasakan selama ini. Kita harus segera menyesuaikan dengan perubahan lingkungan strategis dan aturan yang terbaru serta sistem pemerintahan yang lebih dinamis dan adaftif, agar bisa membawa daerah ini semakin maju, bangkit, dan masyarakatnya sejahtera,” pungkasnya.
Untuk mewujudkan itu, Zulkarnain kembali tekankan pentingnya kreatifitas, inovasi, kerjasama, sinergitas, dan kerja cepat dari segenap ASN di seluruh OPD pada setiap jenjang dan jabatan. “Saya percaya, Kinerja yang baik lahir dari disiplin, loyalitas, komitmen, dan keikhlasan. Mari bekerja bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi untuk meninggalkan jejak kebaikan bagi Maluku Tengah.” Ucapnya
Tidak hanya itu, ia juga menyinggung terkait dengan kebijakan efisiensi anggaran. yang mana sebuah tantangan yang tidak hanya di hadapi di Malteng, tetapi juga terjadi di seluruh daerah, termasuk di kementerian dan lembaga pusat.
“Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh Pimpinan OPD agar dapat mengambil langkah-langkah bijak untuk memastikan kesejahteraan ASN tetap terjaga secara merata di tengah kondisi efisiensi ini. Jangan ada yang merasa tertinggal, dan jangan ada yang merasa diistimewakan. Kita harus berjalan bersama,”
“Ke depan, saya akan menerapkan mekanisme reward and punishment yang jelas bagi setiap ASN berdasarkan kinerjanya. Mereka yang bekerja dengan baik akan mendapatkan penghargaan, sementara mereka yang lalai dalam tugasnya harus siap menerima konsekuensi. Tidak ada tempat bagi mereka yang hanya ingin bersantai dalam birokrasi ini,” tegas Zulkarnain.
Selain itu dirinya ingin menegaskan bahwa koordinasi struktural harus berjalan secara berjenjang. Mulai dari staf yang paling bawah hingga pimpinan tertinggi. Tidak boleh ada yang bypass melewati jalur komunikasi tanpa alasan yang mendesak. Semua harus berjalan sesuai prosedur, agar pemerintahan ini dapat dikelola dengan baik dan efektif.
“Sekali lagi saya tekankan pentingnya partisipasi dan kolaborasi seluruh ASN, pimpinan OPD, staf ahli, asisten, dan terutama Sekretaris Daerah untuk bersama-sama membangun Malteng. Mari kita satukan langkah, rapatkan barisan, dan bekerja dengan sepenuh hati untuk mewujudkan visi besar kita: “Membangun Maluku Tengah yang Berdaya Saing, Sejahtera, Rukun, dan Damai” dengan tagline “Maluku Tengah Bangkit” tegasnya.
Ia yakin, dengan kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan semua pihak, Maluku Tengah akan bangkit menuju masa depan yang lebih gemilang. (ME-08)






