BAMUS DPRD Bahas Penetapatan Program Pembentukan Daerah dan Penetapan Program Perda Menjadi Perda

Malukuexpress.com, Badan musyawarah DPRD Provinsi Maluku (BAMUS) mengadakan rapat untuk membicarakan beberapa agenda untuk penetapan program pembentukan Daerah yang telah diusulkan oleh Pemda dan DPRD, serta penetapan rancangan peraturan Daerah memjadi peraturan Daerah yang telah dievaluasi oleh kementrian dalam negri.

Dalam rapat yang berlangsung pada Rabu 2/3/2022 di ruang Paripurna DPRD Maluku terkait agenda pengawasan yang akan dilakukan DPRD melalui komisi komisi.

Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury memgatakan dalam pengawasan yang akan dilakukan nanti dengan mempertimbangkan beberapa aspek antara lain masa pademi Covid 19 yang sememtara berlanjut sehingga DPRD akan melakukan pengawasan pada kabupaten mana yang harus didahulukan.

Sememtara itu kata Wattimury dalam pengawasan nantinya pada bulan depan kami akan memasuki bulam suci ramadan, Oleh karena itu kami akan memyesuaikan seluruh proses pelaksanaan pengawasan ini sesuai dengan waktu bulan suci ramadan.

Untuk itu Iya berharap kepada seluruh anggota dewan untuk dapat terlibat dalam proses pengawasan itu melalui komisi dimana dia melakukan tugas sehari hari di dewan ini.

Menyangkut konflik yang yang sementara terjadi pada beberapa titik di Provinsi Maluku terutama di kabupaten Maluku tenggah, Wattimury mengatakan sesuai dengan laporan dari Komisi I kepada saya ada kurang lebih 11 titik konflik di maluku dan dari 11 titik konflik tersebut ada 9 titik ada pada labupaten Maluki Tenggah

Oleh karena itu kami sudah membicarakan bagaimama dewan berperan untuk menjembatani dan memfasilitasi supaya konflik yang terjadi antar kampung atau batas batas tanah dan kriminal agar bisa diselesaikan dengan baik,”Ujar Watrimury.

Iya berharap dalam pertimbangan pertimbangan yang telah di ambil oleh pansus dalam rapat tadi untuk dapat melihat masalah pada negri Kariu dan Pelau dan paling penting dewan akan berusaha jq
angan sampai konflik ini terjadi lagi di mana mana serta membantu pemerintah dalam memberikan edukasi masyarakat dalam memasuki bulan suci ramadan nantinya,”Tutup Wattimury. (*

Pos terkait