MALUKUEXPRESS.COM
BANDA NEIRA – Suasana penuh sukacita menyelimuti Banda Neira setelah seluruh rangkaian kedatangan peserta Yacht Rally Internasional berlangsung dengan aman dan lancar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat citra Banda sebagai destinasi wisata unggulan Maluku yang siap menyambut wisatawan dunia.Banda 6 Agustus 2026
Ketua Ambon Sailing Community
Nico Tulalessy menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Meski satu kapal terpaksa kembali ke Darwin akibat kerusakan layar dan tidak dapat melanjutkan pelayaran menuju Banda, sebanyak 12 kapal berhasil tiba dengan selamat setelah menghadapi cuaca ekstrem dan gelombang besar di laut.
“Kami sangat berbahagia karena event ini dapat berjalan dengan baik. Tantangan cuaca yang dihadapi peserta tidak mengurangi semangat mereka untuk tiba di Banda. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa Banda tetap menjadi destinasi yang menarik bagi pelayar internasional,” ujarnya.
Di balik kesuksesan itu, kolaborasi menjadi kunci utama. Nico Tulalessy, bersama Ceisar Riupassa, Ambon Sailing Community, Komunitas Jukulele Pamahanunusa, pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat Banda, bergandengan tangan menghadirkan penyelenggaraan yang aman, hangat, dan berkelas internasional.
Menurut Nico Tulalessy, hubungan antara Maluku dan Darwin tidak dibangun dalam waktu singkat.
“Persahabatan antara kami, saya, Bung Cesar, dan Claire Hall telah terjalin selama bertahun-tahun. Hubungan ini bukan sekadar kerja sama pelayaran, tetapi hubungan kekeluargaan, hubungan ade deng kaka yang selalu hadir dalam suka maupun duka. Kepercayaan yang kami bangun bersama inilah yang menjadi fondasi lahirnya Banda Race sebagai jembatan persahabatan antara Australia dan Maluku,” ujarnya.
Nico menegaskan bahwa dari persahabatan tersebut lahir peluang besar bagi pengembangan pariwisata, pertukaran budaya, pendidikan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi yang memberi manfaat bagi kedua wilayah.
Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ambon Sailing Community menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI Angkatan Laut, khususnya jajaran Lantamal IX Ambon, unsur TNI AL dari Sorong, serta seluruh personel yang mengawal perjalanan peserta sejak memasuki wilayah perairan Indonesia hingga tiba di Banda.
Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Polri, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait yang bekerja tanpa mengenal waktu untuk memastikan proses pemeriksaan dan clearance kapal berlangsung cepat dan aman, bahkan hingga larut malam.
Selama berada di Banda Neira, peserta akan mengikuti sejumlah agenda, di antaranya kunjungan ke SD Negeri 2 Banda, upacara penyambutan di Kantor Camat, presentasi budaya dan pariwisata pada 7 Agustus, sebelum rombongan kembali ke Ambon pada 8 Agustus. Sementara itu, beberapa kapten kapal dijadwalkan masih berada di Banda selama sekitar satu minggu untuk menikmati keindahan alam, sejarah, dan budaya Kepulauan Banda.
Nico berharap kegiatan Yacht Rally ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut dan semakin memperkuat posisi Banda sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia.
Pihak penyelenggara juga menyampaikan penghargaan kepada Bupati Maluku Tengah, Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tengah, pemerintah Kecamatan Banda, serta seluruh masyarakat Banda yang telah menunjukkan keramahan dan semangat gotong royong dalam menyukseskan acara.
Melalui kegiatan ini diharapkan promosi pariwisata Banda semakin luas di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat upaya menjadikan Banda sebagai salah satu destinasi wisata prioritas di Provinsi Maluku.
“Banda bukan sekadar tujuan pelayaran, tetapi destinasi yang menghadirkan sejarah, keindahan alam, dan keramahan masyarakat yang tak terlupakan kata Nico. Come to Banda for Happiness.”(CM)






