Malukuexpress.com, 14 November 2025. Suhu politik Maluku kembali memanas usai Musda XI Partai Golkar melahirkan sosok yang kini menjadi pusat perhatian seluruh kader: Umar Ali Lessy, atau yang akrab disapa Bang Ule. Gelombang dukungan terus mengalir, salah satunya dari Fungsionaris PP AMPG, Umar Hamdun Mony, yang secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Bang Ule adalah figur pembaharu yang selama ini ditunggu-tunggu Golkar Maluku.
“Bang Ule, Pembawa Napas Baru Golkar Maluku”
Dalam pernyataan resminya, Umar Hamdun Mony menyebut kemunculan Bang Ule sebagai momentum kebangkitan beringin di tanah para raja.
“Bang Ule adalah energi baru. Ia figur pembaharu yang mampu mengangkat kembali kejayaan Golkar di Maluku,” tegas Mony.
Pernyataan ini sontak membuat dinamika Musda semakin eksplosif. Banyak kader menilai dukungan PP AMPG tersebut menjadi sinyal kuat bahwa gelombang perubahan di tubuh Golkar Maluku sudah tak terbendung lagi.
Aklamasi Mengguncang Swiss-Bel Ambon
Sebelumnya, suasana Musda XI di Hotel Swiss-Bel Ambon berubah dramatis ketika rival terkuat, Boy Sangadji, memilih mundur dan langsung menyatakan dukungan kepada Bang Ule. Kejutan itu memantik ledakan euforia, hingga penetapan aklamasi dilakukan tanpa perlawanan.
Momen itu disambut teriakan kader yang meledak di seluruh ruangan—menjadi bukti bahwa Bang Ule bukan sekadar kandidat, tetapi simbol perubahan.
Harapan Baru: “Umar Effect” Mulai Terasa
Setelah resmi memimpin Golkar Maluku periode 2025–2030, Bang Ule langsung menggemparkan arena Musda lewat janji revolusi kaderisasi, pemberdayaan, dan kebangkitan mesin partai.
Bahkan ia menantang dirinya :
“ Lima tahun kedepan akan ada hasil nyata, saya siap membuat Perobahan.”
Ucapan yang jarang diucapkan politisi mana pun itu membuat publik semakin yakin bahwa Bang Ule bukan pemimpin biasa.
Tantangan Besar, Ekspektasi Lebih Besar
Meski begitu, jalan Bang Ule tidak akan mudah. Golkar Maluku masih dibayang-bayangi:
Turunnya suara pada pemilu lalu
Akan jadi pacuan kedepan partai Golkar.
Dinamika internal yang berpotensi Pertarungan berat menuju pemilu 2029
Namun suara kader akar rumput kini lebih optimis dari sebelumnya. Mereka menilai Bang Ule adalah figur yang berani, muda, progresif, dan siap mengembalikan warna emas Golkar di Maluku.
Menuju “Era Bang Ule”
Dukungan kuat dari PP AMPG melalui Umar Hamdun Mony kian menegaskan bahwa Golkar Maluku telah memasuki babak baru.
Sebuah era yang oleh para pengamat disebut sebagai awal dari “Umar Effect”—fenomena politik yang berpotensi mengubah peta kekuatan di tanah para raja.
Kini, publik menunggu langkah pertama sang nakhoda baru. Dan satu hal pasti: politik Golkar Maluku siap Bertarung.(CM)






