Malukuexpress.com, Masohi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengawal ketat proses distribusi logistik Pilkada di Kecamatan Nusa Laut, minggu (24/11/2024).
Logistik Pilkada diberangkatkan dari Kota Masohi menuju Kecamatan Nusa Laut menggunakan Fery KM Samandar. Serta dikawal oleh dua staf Bawaslu Malteng, satu staf KPU Malteng dan dua anggota kepolisian dari Polres Malteng.
Tiba di pelabuhan Veri Way Tete Negeri Ameth, Logistik Pilkada dijemput dan dikawal langsung oleh Kapolsek Nusa Laut, Kepala Kecama Nusa Laut, Danramil, ketua PPK dan ketua Panwascam Nusa Laut.
Selanjutnya, logistik diangkut menggunakan mobil pic up menuju kantor Kecamatan Nusa Laut, yang nantinya logistik dtersebut akan disalurkan ke 10 TPS yang ada di Kecamatan Nusa Laut.
Staf Divisi HP2H Bawaslu Malteng Welem Tos Selalurin mengatakan, distribusi logistik dari GOR yang merupakan gudang logistik di Kecamatan Kota Masohi menuju Kecamatan Nusa Laut, berjalan aman dan lancar tanpa kendala sedikitpun.
“Terkait dengan distribusi logistik ini berjalan dengan baik, dan sangat antusias kehadiran dari Panwascam, maupun PPK, Camat, Kapolsek dan juga Danramil Nusa Laut pada saat penjemputan dan pengawalan logistik,” kata Selalurin kepada Malukuexpress.com di kantor xx Camat Nusa Laut.
Ditempat yang sama, Ketua PPK Nusa Laut Barends Wattimena mengatakan, distribusi logistik Pilkada di Kecamatan Nusa Laut ke TPS, tidak ada daerah yang sulit terjangkau, semua TPS dapat aman untuk distribusi logistik nanti.
Dikatakannya, Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya. Karena pendistribusian ini dilakukan oleh pihak ke tiga PT. POS Indonesia.
“PPK selaku penanggung jawab Kecamatan, kami hanya mendampingi PT. POS Indonesia yang akan mendistribusikan logistik ke setiap TPS, kami hanya melakukan penyerahan, sementara mobilisasi itu dilakukan oleh PT. POS Indonesia,” kata Wattimena.
Diketahui, sebanyak 10 TPS yang tersebar di Kecamatan Nusa Laut, dan sebanyak 20 kotak suara yang sudah sampai dikantor Camat Nusa Laut, masing-masing 10 kotak suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malteng, dan 10 kotak suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. (ME-08)






