JAKARTA, MALUKUEXPRESS.COM – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., secara resmi mengukuhkan A.H. Bimo Suryono, S.E., S.H. sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) masa bakti 2026–2031 dalam seremoni yang berlangsung di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi tonggak dimulainya kepemimpinan baru KBPP Polri dengan semangat memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme kader, serta mempererat sinergi dengan Polri dalam mendukung terwujudnya keamanan, ketertiban, dan pembangunan nasional.
Acara dihadiri jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, para pembina KBPP Polri, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta diikuti secara virtual oleh seluruh Pengurus Daerah KBPP Polri dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dalam amanatnya, Wakapolri menegaskan bahwa KBPP Polri merupakan organisasi yang lahir dari keluarga besar Polri sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai kebhayangkaraan dan terus berkontribusi bagi bangsa.
“Saya berharap di bawah kepemimpinan Bapak Bimo Suryono, KBPP Polri semakin solid, profesional, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri yang baru, A.H. Bimo Suryono, menegaskan komitmennya membawa organisasi kembali pada jati dirinya melalui konsolidasi total dan rekonsiliasi internal.
“Tidak ada lagi kubu-kubuan. Saatnya kita menyatukan energi untuk membesarkan KBPP Polri sebagai rumah bersama putra-putri Polri yang berintegritas dan menjadi mitra strategis dalam mendukung Polri Presisi,” ujar Bimo.
Dalam menjalankan roda organisasi lima tahun ke depan, Bimo didampingi Sekretaris Jenderal drg. Devina Ekowati Anindhita Sutarman serta Bendahara Umum Bayu Priawan Djokosoetono, S.E., M.B.M. Posisi Ketua Pengawas dipercayakan kepada Irjen Pol. (Purn.) Darwan Siregar.
Kepengurusan juga diperkuat dua Wakil Ketua Umum, Dr. Fri Hartono, S.H., M.H. dan Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, M.M., beserta jajaran wakil sekretaris jenderal, wakil bendahara umum, dan Tim Asistensi yang bertugas memberikan masukan strategis bagi pengembangan organisasi.
Pada kesempatan tersebut, Bimo memaparkan tiga prioritas utama kepengurusan 2026–2031, yakni memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat resor, mendorong pemberdayaan ekonomi kader dan UMKM keluarga besar Polri, serta meningkatkan peran sosial dan kebangsaan KBPP Polri di tengah masyarakat.
Salah satu Ketua Departemen Kesehatan, Lingkungan Hidup, dan Kebencanaan KBPP Polri, Jhony Sumbung SKM, M.Kes., menilai kepengurusan baru merupakan awal babak baru organisasi yang lebih efektif dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, struktur kepengurusan yang lebih ramping justru akan memperkuat fungsi organisasi dalam menjalankan berbagai program strategis, termasuk mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan kebijakan Polri.
“Seluruh pengurus daerah hingga tingkat resor harus siap menyukseskan program-program yang telah dicanangkan Pimpinan Pusat. Yang paling penting adalah menjaga semangat persatuan putra-putri Polri untuk bersama-sama menyongsong Indonesia yang lebih maju,” ungkap Jhony
Rangkaian pengukuhan ditutup dengan Zoom Meeting nasional yang dipimpin langsung oleh Wakapolri bersama seluruh Pengurus Daerah KBPP Polri se-Indonesia sebagai simbol dimulainya konsolidasi nasional kepengurusan baru.
Dengan kepemimpinan baru yang mengedepankan persatuan, profesionalisme, dan penguatan organisasi, KBPP Polri diharapkan mampu menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung Polri Presisi dan pembangunan Indonesia. (CM)






