BNPB Berikan Apresiasi Kreatifitas Unsur Pentaheliks Melalui Tangguh Awards

  • Whatsapp

KOTA AMBON – BNPB menganugerahkan Tangguh Awards kepada para pemenang lomba kreatifitas terkait edukasi dan dokumentasi kebencanaan. Mereka yang berkontribusi melalui karya seni merupakan bagian dari unsur pentaheliks dalam penanggulangan bencana di Tanah Air.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan menyelenggarakan lomba kreatifitas kebencanaan setiap tahunnya. Penghargaan Tangguh Awards ini menjadi ruang untuk menarik minat sekaligus menyalurkan kreatifitas masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun pengalaman di bidang kebencanaan.

Bacaan Lainnya

Tangguh Awards merupakan agenda tahunan BNPB yang digelar untuk umum sejak tahun 2012 dan telah diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai kalangan di seluruh nusantara.

Partisipasi masyarakat melalui Tangguh Awards dengan tema “Berkarya dalam Penanggulangan Bencana” menghadirkan inovasi sosialisasi edukasi kebencanaan yang kreatif dengan tiga kategori, antara lain foto, video pendek dan komik strip.

Pada tahun 2021, terdapat 1.041 karya yang berpartisipasi, antara lain 883 karya fotografi, 88 karya video pendek dan 70 karya komik strip yang telah dihimpun sejak bulan Juni hingga September 2021.

Hadirnya Tangguh Awards ini juga mendorong partisipasi dan kesadaran bersama dalam membangun ketangguhan bangsa dalam menghadapi bencana.

Penyerahan Tangguh Awards tersebut berlangsung pada puncak acara Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2021 di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Rabu (20/10).

Berikut para pemenang Tangguh Awards 2021:

1. Kategori Foto : I Wayan Surya Edy Gautama dengan judul “Tangguh Berkarya Menangani Jasad Korban Pandemi dengan cara yang Bermartabat”

2. Kategori Video Pendek : Muhammad Riski Ramadhan dengan judul “Edukasi Gempa dan Tsunami”

3. Kategori Komik Strip : Nana Maulana dengan judul “Panel Surya Menyemai Cerita”

Pemenang kategori foto, I Wayan Surya Edy Gautama mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan BNPB melalui perlombaan Tangguh Awards sehingga dapat menjadi ruang berkarya sekaligus membagikan pengetahuan kebencanaan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh BNPB, semoga ini dapat terus menginspirasi kami untuk berkarya dalam mendukung upaya penanggulangan bencana,” ujar Wayan.

Adapun salah satu penghargaan yang diberikan kepada para pemenang berupa tropi yang diciptakan dari daur ulang kertas bekas yang dibentuk menyerupai fosil kerang _Tridacna gigas_ atau kerang kima sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup dan pengetahuan sejarah mengenai potensi bencana yang terdapat di Indonesia.

Kerang _Tridacna gigas_ atau kerang kima yang ditemukan di perairan timur Indonesia dapat menjadi penanda dari bencana geologi yang pernah terjadi bahkan ribuan tahun sebelum saat ini. Kerang ini berada di kedalaman 20 meter di bawah laut. Beberapa tahun lalu ekspedisi TNI menjelajah pulau luar, khususnya di daerah timur dan menemukan kerang ini di ketinggian 154 meter di atas permukaan laut.

Melihat peristiwa ini, BNPB kembali mengkaji proses geologi yang mungkin saja terjadi, seperti gempa dan tsunami. Hal ini membuktikan pada dunia bahwa kawasan negara kita memiliki sejarah geologi yang unik dan memiliki potensi bencana bila tidak kita ketahui.

Penyerahan penghargaan kepada para pemenang Tangguh Awards turut diberikan secara langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Sekretaris Utama BNPB Lilik Kurniawan dan Gubernur Provinsi Maluku, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Drs. Murad Ismail, S.H. M.H. (*)

Pos terkait