ROSITAH UMASUGI: “MELINDUNGI ANAK ADALAH TANGGUNG JAWAB KITA SEMUA”

MALUKUEXPRESS.COM, Ambon – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam melindungi anak dari berbagai ancaman. Polda Maluku menegaskan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi isu sosial, tetapi juga bagian dari tugas utama kepolisian dalam menjaga masa depan bangsa.23 Juli 2026

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berada di garis depan dalam melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, hingga ancaman kejahatan di ruang digital.

“Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa melindungi anak adalah tanggung jawab bersama. Polda Maluku mendukung penuh seluruh program perlindungan anak yang dijalankan Pemerintah Provinsi Maluku. Kami akan terus memperkuat langkah preventif, edukatif, serta penegakan hukum agar setiap anak di Maluku dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun eksploitasi,” tegas Rositah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah nyata, mulai dari edukasi di sekolah-sekolah, pembinaan masyarakat, peningkatan literasi digital, hingga kampanye penggunaan media sosial secara bijak. Upaya ini bertujuan membentengi anak-anak dari perundungan (bullying), hoaks, konten negatif, penipuan daring, hingga berbagai bentuk kejahatan siber yang kini semakin mengancam generasi muda.

Rositah juga mengajak seluruh elemen masyarakat—orang tua, guru, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah, hingga seluruh pemangku kepentingan—untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah anak.

“Masa depan Maluku ada di tangan anak-anak hari ini. Karena itu, menjaga mereka berarti menjaga masa depan daerah dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama bahwa kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan daerah maupun nasional. (CM)

Pos terkait