Malukuexpress.com, Bupati Safitri Malik Soulisa dan Wakil Bupati Gerson Eliezer Selsily mengunjungi pasien Jany Nurlatu korban kekerasan dengan benda tajam di RSUD Salim Alkatiri Namrole.
Bupati dan Wakil Bupati sangat prihatin atas peristiwa yang dialami oleh korban dan keluarga korban.
Bupati dan Wakil Bupati berharap peristiwa yang dialami oleh warga Dusun Walafau, Desa Wamkana, Kecamatan Namrole ini dapat diselesaikan, dan pihak Rumah Sakit dapat menangani korban secara baik.
Kronologis kejadian yang didapat dari pihak keluarga, korban alami tindakan kekerasan dengan benda tajam sekitar pukul 09:00 Wit di Dusun Walafau.
Keluarga korban Jafar Nurlatu mengatakan, peristiwa kekerasan terjadi didalam dusun Walafau. Kata Jafar Nurlatu, pelaku bernama Salem Nurlatu ini mengalami stres, dan melarikan diri ke dalam hutan.
Jelas Jafar Nurlatu, korban mengalami luka robek yang sangat parah, dan langsung di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, dan suda di tangani oleh dokter.
Dokter Bedah yang menangani pasien, Hamilton kepada wartawan mengatakan, pasien mengalami luka robek pada tangan dan dahi suda ditanganinya sehingga tidak terjadi pendarahan lagi.
“Pasien alami luka robek dahi dan lengan kiri bagian otot, urat putus, tetapi suda ditangani. Cukup parah, tapi suda tertangani dengan baik,” jelas Dokter.
Sementara Kapolsek Namrole, AKP Zainudin Bugus yang di konfirmasi berkait peristiwa ini belum berhasil memberikan penjelasan.(*)






