Malukuexpress.com, Masohi – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, didampingi Wakil Bupati Maluku Tengah Mario Lawalata, Wagub Maluku Abdullah Vanat serta Forkopimda Maluku Tengah, memberikan klarifikasi terkait kejadian yang sempat menimbulkan kesalahpahaman dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi yang berlangsung di Lapangan Nusantara Masohi, Selasa (3/11/2026).
Kepada wartawan dan para tamu undangan, Bupati Zulkarnain menegaskan bahwa informasi mengenai adanya aksi serang-menyerang maupun ancam-mengancam tidak benar.
“Informasi adanya aksi serang-menyerang maupun ancam-mengancam itu tidak benar,” kata Bupati Zulkarnain.
Zulkarnain menjelaskan, kejadian tersebut murni merupakan kesalahan teknis dari pihak panitia atau penyelenggara. Dengan demikian, tidak pernah terjadi tindakan penyerangan sebagaimana informasi yang sempat beredar di tengah masyarakat.
Ia mengakui, kesalahan teknis tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman dan membuat suasana menjadi kurang kondusif, terutama di antara masyarakat dan para basudara yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Atas kejadian itu, Bupati Zulkarnain menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan seluruh panitia penyelenggara.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan seluruh panitia penyelenggara, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Bupati Zulkarnain.
Permohonan maaf secara khusus disampaikan kepada Raja Amahai, Raja Soahuku, seluruh masyarakat, serta para raja di Kabupaten Maluku Tengah yang mungkin merasa terganggu atau tersinggung akibat kejadian tersebut.
Bupati Zulkarnain juga meminta agar informasi yang terlanjur beredar melalui telepon seluler maupun media sosial dapat segera diluruskan. Ia berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang keliru atau menimbulkan persepsi berbeda dari kejadian sebenarnya.
Menurut Bupati Zulkarnain, momentum HUT ke-69 Kota Masohi seharusnya menjadi ruang mempererat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan seluruh masyarakat Maluku Tengah. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menerima klarifikasi tersebut dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman, damai, serta harmonis. (ME-08)






