Bupati Sampaikan Pengantar Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Buru TA 2021

  • Whatsapp
Bupati Sampaikan Pengantar Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Buru TA 2021

Buru, MX. Com. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan rancangan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Buru Tahun Anggaran 2021.

Penyampaian nota keuangan APBD disampaikan oleh asisten III Setda Kabupaten Buru Drs. H. Mansur Mamulati dihadiri  oleh Dandim 1506/ Namlea, Kapolres pulau Buru, OPD dan undangan bertempat diruang rapat Sekretariat DPRD Buru pukul 23.00 WIT. Senin, 28/12/2020.

Di awal pidatonya Bupati Buru menyampaikan bahwa rancangan APBD merupakan penjelasan singkat dari kandungan materi APBD Kabupaten Buru tahun anggaran 2021 yang akan diserahkan secara resmi dalam bentuk rancangan peraturan daerah untuk dibahas bersama antara badan anggaran DPRD Kabupaten Buru selaku Legislatif dan pemerintah daerah selaku pihak Eksekutif.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terkait khususnya kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat atas terselenggaranya rapat paripurna penyampaian nota keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2021 hari ini, Dan saya berharap kiranya dapat kita setujui sebelum berakhirnya tahun 2020,”Pinta Bupati kepada 18 anggota DPRD yang hadir malam itu.

Selanjutnya Bupati sampaikan bahwa keterlambatan penyampaian pengantar nota keuangan RAPBD tahun anggaran 2021 disebabkan oleh masalah teknis penggunaan aplikasi SIPD mulai dari tahapan perencanaan sampai dengan penganggaran saat ini, implementasi SIPD di tahun 2020 sangat mengalami masalah.

Paparan Bupati  dalam pengantar nota keuangan RAPBD tahun anggaran 2021 dimuat juga rancangan kerja pemerintah RKP tahun 2021 yang merupakan tahun kedua rencana pembangunan jangka menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020 – 2024 yang memuat sasaran, arah kebijakan, dan strategi pembangunan Nasional.

RKP ini merupakan instrumen dalam upaya ya untuk menjaga kelanjutan pembangunan secara terencana dan sistematis yang dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup bangsa Indonesia secara berkelanjutan.

Pada bagian lain Bupati paparkan kebijakan dan strategi pembangunan Kabupaten Buru yang dirumuskan dalam kebijakan umum anggaran dan prioritas platform anggaran sementara TA 2021 yang diarahkan untuk mendukung tema pembangunan Nasional yaitu :

  1. Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan
  2. Mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan penjamin pemerataan
  3. Meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing
  4. Revolusi mental dan pembangunan kebudayaan
  5. Memperkuat infrastruktur untuk mendukung pembangunan ekonomi dan pelayanan dasar
  6. Membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim
  7. Memperkuat stabilitas Polhukamnas dan transformasi pelayanan publik.

Sedangkan tema RKPD Kabupaten Buru tahun 2021 adalah pemilihan stabilitas sosial ekonomi dan penciptaan sumber daya manusia unggul yang  dijabarkan dalam prioritas pembangunan Kabupaten Buru tahun 2021 sebagai berikut :

  1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing
  2. Peningkatan tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi
  3. Peningkatan infrastruktur perkotaan dan perdesaan
  4. Pengelolaan sumber daya alam dan pariwisata
  5. Penataan ruang daerah, peningkatan mitigasi bencana dan kualitas lingkungan
  6. Peningkatan kelembagaan ekonomi kreatif dan iklim berusaha
  7. Revolusi mental serta pelestarian adat dan budaya

“Penetapan prioritas daerah Tahun anggaran 2012 diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap tercapainya target ekonomi Kabupaten buru TA 2021” harap Bupati dalam  pidato pengantar RAPBD yang dibacakan oleh asisten Mansyur Mamulaty.

Penetapan prioritas itu diharapkan dapat memberi kontribusi terhadap tercapainya target ekonomi Kabupaten Buru TA 2021 yaitu :

  1. Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,65 persen
  2. Laju inflasi sebesar 3,69 persen
  3. Tingkat kemiskinan sebesar 15,83 persen
  4. Indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 70,55
  5. Indeks gini sebesar 0,10 persen.
  6. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 2,20 persen.

Sementara itu dalam rangka percepatan pembangunan daerah Kabupaten Buru dan pencapaian target tahun keempat kepemimpinan Bupati Buru Ramli Umasugi – Amustafa Besan periode 2017-2021 maka rumusan kebijakan dalam menyusun RAPBD TA 2021 adalah; Pertama, belanja daerah diarahkan untuk mendanai program berdasarkan skala prioritas. Kedua, penyelesaian kewajiban terhadap pihak ketiga terhadap kegiatan-kegiatan yang dampak akibat refocusing dan realokasi anggaran di TA. 2021. Ketiga, melakukan optimalisasi pendapatan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber penerimaan asli daerah. (La Musa)

Pos terkait