Dankodaeral IX dan Uskup Amboina Resmikan Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga di Kesatrian TNl AL Tawiri

MX.COM, TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (25/9/2026). Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., bersama Uskup Amboina, Mgr. Seno Ngutra, meresmikan dan memberkati Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga di Kesatrian TNl AL Tawiri Kodaeral IX, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Jumat (25/9/2026).

Peresmian rumah ibadah tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Kodaeral IX, khususnya umat Katolik, sekaligus menegaskan komitmen TNI AL dalam mendukung pembinaan kehidupan rohani prajurit dan keluarga.

Kehadiran gereja ini juga diharapkan semakin memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di lingkungan TNI AL dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dankodaeral IX menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian dan pemberkatan Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga. Menurutnya, rumah ibadah tidak hanya memiliki fungsi sebagai bangunan fisik, tetapi juga menjadi pusat pembinaan iman dan pembentukan karakter umat.

“Gereja ini bukan sekadar bangunan batu dan semen, melainkan rumah doa, tempat pertemuan umat dengan Tuhan, serta lambang persekutuan iman yang hidup,” ujar Dankodaeral IX.

Ia menambahkan, penggunaan nama Santo Aloysius Gonzaga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh umat untuk meneladani nilai-nilai kerendahan hati, ketulusan, pengabdian, dan kepedulian terhadap sesama.

“Gereja di lingkungan TNI Angkatan Laut ini memiliki makna penting dalam memperkuat kerohanian prajurit, menumbuhkan kerukunan, serta mempererat persaudaraan antarumat beragama. Mari kita jaga kebersamaan dan jadikan tempat ibadah ini sebagai sumber kedamaian bagi semua,” tegasnya.

Sementara itu, Uskup Amboina, Mgr. Seno Ngutra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dankodaeral IX serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan gereja tersebut.

Ia menjelaskan, pembangunan Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga telah melalui proses yang panjang dan merupakan kelanjutan dari rintisan para pimpinan Kodaeral sebelumnya. Karena itu, peresmian gereja tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan kehidupan iman umat Katolik di lingkungan Kodaeral IX.

Mgr. Seno Ngutra juga mengajak seluruh umat untuk terus memelihara semangat persaudaraan dan saling menghormati di tengah keberagaman. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk membangun kehidupan yang harmonis, saling menghargai, dan penuh kasih.

Apresiasi serupa disampaikan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Maluku, Dominggus Nicodemus Kaya.

Gubernur Maluku menilai peresmian dan pemberkatan gereja tersebut memiliki makna penting bagi kehidupan rohani keluarga besar Kodaeral IX maupun masyarakat di sekitarnya.

Kehadiran rumah ibadah diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk membangun dan memperkokoh iman, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan kasih, memperkuat pelayanan, serta menghadirkan kedamaian, pengharapan, dan persaudaraan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi peresmian dan pemberkatan Gereja Katolik Santo Aloysius Gonzaga yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Dengan hadirnya rumah ibadah tersebut, pembinaan mental dan spiritual prajurit serta keluarga besar Kodaeral IX diharapkan semakin kuat. Pada saat yang sama, gereja ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam merawat toleransi, memperkokoh persaudaraan, dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Maluku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan Kodaeral IX Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi, Danlanud Pattimura, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, perwakilan unsur Forkopimda Maluku dan Kota Ambon, Asintel Danguspurla Koarmada III, para Pejabat Utama Kodaeral IX dan tamu undangan lainnya. (@Dispen Kodaeral IX).

Pos terkait