Danrem 151/Binaiya: Dandim SBB Segera Diganti, Sinergi TNI-Masyarakat Harus Terus Kuat

MALUKUEXPRESS.COM, AMBON, 5 November 2025 — Komandan Korem 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung, S.I.P., menegaskan komitmen TNI untuk terus memperkuat sinergi bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menangkal bahaya radikalisme dan separatisme di wilayah Maluku.

Hal itu disampaikan Danrem saat membuka kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kebangsaan di Aula Korem 151/Binaiya, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga insan media.

“Kehadiran kita di sini menunjukkan komitmen dan kepedulian bersama terhadap keamanan dan keutuhan NKRI yang kita cintai,” ujar Brigjen Raffles.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat guna memperkuat stabilitas keamanan di Maluku. Ia mengajak seluruh pihak menanamkan kembali nilai-nilai luhur bangsa seperti gotong royong, toleransi, dan musyawarah mufakat.

Selain menyoroti isu kebangsaan, Brigjen Raffles juga menanggapi persoalan terkait
Dandim Seram Bagian Barat (SBB) Letkol Inf. Rudolf G. Paulus. Beliau menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 1513/Seram Bagian Barat sejak 2022 dan sampai sekarang belum tergantikan.

Kodim 1513/SBB adalah satuan kewilayahan di bawah Korem 151/Binaiya dan markasnya terletak di Piru, Kecamatan Seram Barat.

Raffles memastikan bahwa proses pergantian Dandim SBB akan segera dilakukan sesuai ketentuan di tubuh TNI.

“Persoalan Dandim SBB nanti tetap ditindaklanjuti. Kalau di TNI ada ketentuan, dua sampai tiga tahun itu sudah akan diganti karena sudah ada siklus pergantian. Nanti tanggal 10 November ini akan ada pergantian, karena sudah ada pejabatnya, tinggal waktunya saja,” jelas Brigjen Raffles.

Lebih lanjut, Danrem juga menekankan pentingnya peran media massa dalam menjaga kondusivitas dan membangun opini publik yang positif. Ia menegaskan agar setiap informasi terkait TNI dapat dikonfirmasi terlebih dahulu sebelum dipublikasikan, untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

“Media adalah mitra strategis kami. Mari jaga komunikasi dan koordinasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Brigjen Raffles menekankan bahwa TNI tidak anti kritik dan selalu terbuka terhadap masukan positif dari masyarakat maupun media. Ia berharap kegiatan Komsos Kebangsaan ini dapat menjadi ruang bersama untuk melahirkan ide, inovasi, dan kolaborasi dalam menjaga perdamaian di Tanah Para Raja.

“Kemajuan negeri ini ada di tangan kita semua, putra-putri bangsa Indonesia. Mari kita ciptakan kedamaian dan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (CM)

Pos terkait