MALUKUEXPRESS.COM, AMBON, 5 November 2025 — Komandan Korem 151/Binaiya, Brigjen TNI Raffles Manurung, S.I.P., menyerukan seluruh elemen masyarakat di Maluku untuk memperkuat sinergi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menangkal penyebaran paham radikal dan isu separatisme yang berpotensi memecah persatuan bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Danrem saat membuka kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kebangsaan di Aula Korem 151/Binaiya, Kota Ambon, Rabu (5/11/2025). Acara ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, kepala desa, pelaku UMKM, mahasiswa, OKP, LSM, ormas hingga insan pers.
“Kehadiran kita di sini menunjukkan komitmen dan kepedulian bersama terhadap keamanan dan keutuhan NKRI yang kita cintai,” tegas Brigjen Raffles dalam sambutannya.
Danrem menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun komunikasi sosial yang sehat untuk menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Maluku. Ia juga mengingatkan agar nilai-nilai luhur bangsa seperti gotong royong, toleransi, dan musyawarah mufakat terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai ini sering kali kita lupakan. Melalui kegiatan ini, mari kita saling mengenal, bertukar informasi, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Selain itu, Brigjen Raffles juga menyoroti peran strategis media massa dalam membangun opini publik yang positif. Ia menegaskan pentingnya akurasi dan konfirmasi berita sebelum dipublikasikan, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Sebagai contoh, ia menepis isu nasional yang menyebutkan bahwa masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menolak pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 865/Satria Manawata. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar dan tidak pernah terjadi penolakan dari masyarakat setempat.
“Kasus seperti ini harus jadi pelajaran bersama. Mari kita jaga komunikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Danrem 151/Binaiya menegaskan bahwa TNI tidak anti kritik dan selalu terbuka terhadap masukan positif dari masyarakat maupun media. Ia berharap kegiatan Komsos Kebangsaan dapat menjadi momentum mempererat persatuan dan menciptakan kedamaian di Tanah Para Raja.
“Kemajuan negeri ini ada di tangan kita semua, anak-anak bangsa Indonesia. Mari kita ciptakan kedamaian, keamanan, dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(CM)






