Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Lakukan Kegiatan STBM di Namlea Kabupaten Buru

Malukuexpress.com, 28 peserta dari 4 Puskesmas di Kabupaten Buru mengikuti kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) yang dilakukan tanggal 6-8 Desember di Hotel Awista, dan praktek lapangan dipusatkan di Kantor Desa Batuboi Kecamatan Namlea Kabupaten Buru Maluku, Selasa, 7/12/2021.

Peserta dari 4 Puskesmas tersebut diantaranya Puskesmas Namlea, Safana Jaya, Mako dan Puskesmas Waplau. Kegiatam tersebut dihadiri oleh beberapa kepala Desa, Tokoh Agama, PKK, Pemdes, Bappeda, PU, Lintas Sektoral dan Babinsa

Bacaan Lainnya

Kegiatan berlansung selama 3 hari, terhitung mulai tanggal 6 s/d 8 Desember 2021.

Kegiatan STBM terdiri dari pemberian materi, berupa diskusi, tanya jawab serta simulasi.

Selain itu, dilakukan juga Praktek Pemicuan Yang berlansung di Posyandu Desa Batuboi.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan kerja dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Propinsi Maluku Shirley Pinontoan menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan masyatakat agar berprilaku sehat, seperti tidak buang air besar (BAB) sembarangan, cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan, buang sampah pada tempatnya dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan baik dan benar demi terciptanya lingkungan yang bersih.

Diharapkan, dengan kegiatan ini, bagaimana kita dapat memberdayakan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan bersih, tidak buang air sembarangan, dan tidak membuang sampah disembarang tempat, “harap Pinontoan.

Dikatakan, kegiatan STBM ini telah dilakukan di SBB, Maluku Tenggara, Kota Tual, Kabupaten Buru Selatan dan sekarang di Kabupatem Buru dan kami akan lakukan pula kegiatan ini di Kabupaten Maluku Tengah, SBT, MBD, Kabupaten Kepulauan Aru dan semua Kabupaten Kota di Maluku,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, STBM merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode Pemicuan, program STBM memiliki indikator outcome dan output.

Dijelaskan, Indikatoroutcome STBM yaitu menurunnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku

Setiap individu dan komuminitas mempunyai akses terhadap sarana sanitasi dasar sehingga dapat mewujudkan komunitas yang bebas dari buang air disembarang tempat (ODF)

Setiap rumahtangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan yang aman dirumahtangga.

Setiap rumah tangga dan sarana pelayanan umum dalam suatu komunitas yang mencakup sekolah, kantor, rumah makan, Puskesmas, pasar dan terminal tersedia fasilitas cuci tangan seperti air, sabun, sarana cuci tangan sehingga semua orang mencuci tangan dengan benar
Serta setiap rumahtangga mengelola limbahnya dengan benar. (La Musa)

Pos terkait