Hasil Temuan Tidak Sesuai Komisi II DPRD Maluku Rapat Bersama Terkait Air Sungai Wai Sakula

Malukuexpress.com, Terkait Pencemaran di air sungai Wai Sakula negri Hatu Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tenggah Komisi II DPRD Maluku mengadakan rapat dengan dinas terkait.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku Turaya Samal kepada awak media di DPRD Maluku Ambon 12/10/2022 mengatakan, Bukan saat ini saja kita bahas bahkam beberapa bulan yang lalu semenjak terjadinya banjir dan mengakibatkan aktifitas masyarakat terganggu dan keresahan di masyarakat.

Untuk itu kami komisi II menindaklanjuti hal tersebut sebagai mitra dan dinas terkait dalam hal ini Dinas ESDM Maluku, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup dan juga perusahan yang menjadi kewenagan dari Komisi dan kami juga telah melakukan one the spot di lapangan dan hasilnya kita menggagendakan rapat dihari ini.

Menurutnya dalam rapat yang berlangsung tadi yang menjadi sikap Komisi bahwa setelah rapat ini kami komisi akan tinjau kembali lokasi seberapa luas lahan dengan ijin yang telah diterbitkan dan kami Komisi II menegaskan setelah one the spot nantinya akan ditindaklanjuti dengan menggandeng pihak pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ini.

Untuk itu mengenai persoalan ijin kami akan tindak tegas untuk mengrekomendasikan untuk segera tidak diperpanjang lagi dan kemudian masih berlaku ijinya kalau tidak sesuai dengan SOP maka kami rekomendasikan untuk pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti .

Menurutnya sesuai hasil visual yang dipaparkan tadi sudah jelas bahwa pihak perusahan tidak ada kepedulian terhadap lingkungan dan mereka hanya mengambil material di lokasinya kemudian tidak memperhatikan imbas kerusakan lingkungan dan itu yang menjadi atensi kami dalam rapat dihari ini.

Kemudian soal penjelasan dari Pemerintah pusat dalam hal ini Dinas ESDM Provinsi Maluku sebagai perpanjangan tangan Kementrian SDM di Maluku sebagai tugas pengawasan di sini, bagi saya sendiri tidak sesuai karen hasil temuan kita dilapangan dengan laporan dari Dinas ESDM sebagai pengawas tidak berjalan seimbang sesuai dengan apa uang dilaporkan dan menurtnya ada kepincangan dalam laporan tersebut, Dan itu yang akan kami kejar,” Ungkap Samal. (*

Pos terkait