Hentihu Minta Pemda Adil Dalam Pemberlakuan Surat Bebas Covi 19

  • Whatsapp

Malukuexpress.com, Hal ini disampaikan, Hentihu kepada wartawan di kantor DPRD Maluku, selasa (29/06/2021).

Dijelaskan, dari fakta dilapangan saat melakukan pengawasan di SBB, SBT dan Maluku Tengah, ternyata surat bebas Covid-19 sama sekali tidak diberlakukan, tidak seperti yang terjadi di daerah lain, contohnya di Buru.

Bacaan Lainnya

“Kita mendapat banyak keluhan salah satunya adalah pelaksanaan kebijakan penggunaan bebas Covid-19 Antigen dan lain sebagainya, contoh dari Namlea-Ambon menggunakan surat bebas Covid-19, faktanya ketika anggota DPRD melaksanakan pengawasan di SBB, SBT dan Malteng sama sekali tidak berlaku,”ujar Azis.

Menindaklajut hal dimaksud, ia berharap ketegasan dari Pemda dan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, agar pemberlakuan surat berbas Covid-19 harus adil dan manusiawi kepada seluruh daerah.

Terlepas hal tersebut, wakil rakyat dari bumi Bupolo ini juga mengeluhkan harga RDT Antingen yang dinilai memberatkan masyarakat, terutama anak-anak yang ingin melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

Kalau RDT antingen Rp250 ribu, itu kan mahal, kalau anaknya dua orang berarti Rp500 ribu, jauh lebih mahal dibanding ongkos tiket. Untuk itu, mesti ada kebijakan memudahkan anak-anak kita,”pintanya.

Untuk itu, ia sudah melakukan komunikasi dengan pimpinan dewan, sehingga dalam dalam waktu dekat hal ini dapat dibicarakan dengan Pemda dan satgas Covid 19.”Tutup Hentihu. (AN)

Pos terkait