Kapolres Bursel Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan di Dusun Walafau

Malukuexpress.com, Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi P. Lorena, S. Ik., M. H., menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Dusun Walafau ,Desa Wamkana, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Selasa (19/10/2026).

Bantuan air tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polres Buru Selatan terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut akibat Kemarau berkepanjangan menyebabkan sungai yang selama ini menjadi salah satu sumber air masyarakat mengalami kekeringan. Kondisi tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan air bersih warga, terutama mereka yang bermukim di kawasan pegunungan atau dataran tinggi.

Kapolres Bursel . mengatakan penyaluran bantuan itu merupakan langkah antisipasi jangka pendek untuk membantu masyarakat sekaligus mengantisipasi dampak lanjutan akibat kemarau.

“Yang sangat diperlukan masyarakat saat ini adalah air bersih. Kondisi ini dapat berdampak terhadap kesehatan dan ketersediaan pangan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi,” kata Kapolres kepada media, .

Menurutnya, kekurangan air bersih dan pangan perlu mendapat perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas. Karena itu, Polres Buru Selatan berupaya hadir membantu masyarakat melalui langkah-langkah konkret sesuai kemampuan yang dimiliki.

Ia menuturkan bantuan air bersih tersebut juga diharapkan dapat meringankan beban warga yang harus menempuh perjalanan turun ke wilayah yang lebih rendah untuk mendapatkan air, kemudian kembali ke permukiman mereka.

“Kami tidak ingin saudara-saudara kita di atas mengalami kesulitan berkepanjangan. Walaupun bantuan yang diberikan belum seberapa, setidaknya ada perhatian dan kepedulian dari Polres Buru Selatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Bursel “menyampaikan, pihaknya berencana memanfaatkan kendaraan dinas, termasuk kendaraan jenis double cabin, untuk mengangkut dan mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

Selain Dusun Walafau, penyaluran bantuan juga direncanakan menjangkau wilayah lain yang mengalami kesulitan air bersih, di antaranya kawasan Waksinan dan Kilometer 5, sesuai kebutuhan masyarakat.

Kapolres juga mengajak kalangan pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta pemerintah daerah untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak kekeringan dan potensi krisis pangan.

Menurutnya, penanganan dampak kemarau tidak cukup hanya melalui bantuan darurat. Diperlukan koordinasi lintas pihak untuk menyusun program pemulihan yang berorientasi pada kebutuhan jangka menengah dan jangka panjang.

“Kami berharap ada pemulihan dan perhatian bersama, termasuk dari pemerintah daerah. Kita perlu duduk bersama untuk menyusun program yang tepat sasaran bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih maupun pangan,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan, Kapolres Buru Selatan menegaskan pentingnya langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko kebakaran.

Ia mengatakan, melalui Bhabinkamtibmas dan tim yang dibentuk, Polres Buru Selatan telah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kegiatan gotong royong serta melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan permukiman dan perkebunan.

Salah satu upaya yang ditekankan ialah membuat batas atau sekat antara kawasan permukiman dan kebun untuk mencegah api merambat ke rumah warga apabila terjadi kebakaran.

Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati ketika melakukan pembakaran untuk membersihkan kebun. Aktivitas tersebut harus diawasi hingga api benar-benar padam dan tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.

Warga juga diimbau membersihkan semak belukar dan sampah di sekitar permukiman. Apabila pembakaran diperlukan, pelaksanaannya harus dilakukan di tempat yang aman dan terkendali serta tidak berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.

Kapolres bursel berharap lingkungan dan mencegah kebakaran dapat terus ditingkatkan, sehingga dampak kemarau panjang tidak semakin meluas.

Melalui penyaluran bantuan air bersih dan imbauan pencegahan kebakaran tersebut, Polres Buru Selatan berharap masyarakat yang terdampak dapat terbantu, sekaligus mendorong tumbuhnya solidaritas dan kerja sama antara warga, pemuda, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menghadapi situasi kekeringan. (*

 

Pos terkait