Malukuexpress.com, Masohi – Wakili Pj. Bupati Maluku Tengah (Malteng) Asisten pemerintahan Dan Kesra Setda Malteng Silviana Mattemmu Menghadiri Acara Kegiatan Pilot Project Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana Peduli Stunting Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2024 di Negeri Waru Kecamatan TNS, kamis (10/10/2024).
Hadir dalam acara tersebut Ny. Asnawiyah Sahubawa selaku Ketua Tim Penggerak PKK Malteng, Pj. Ketua Penggerak PKK Provinsi Maluku Yg diwakili Oleh Ketua Bidang IV dr. RITA TAHITU dan Tim Penilai , Camat TNS beserta Forkopimcam, Kepala Pusksemas Layani dan Rumday, para Kepala Pemerintah Negeri, Kader PKK, Kader Posyandu dan Tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Pj. Bupati Malteng, yang disampaikan oleh Asisten pemerintahan Dan Kesra Silviana Mattemmu, mengatakan bahwa sangat menyambut baik kegiatan ini serta mengucapkan selamat datang kepada rombongan Tim Penilai Pilot Project Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana “Peduli Stunting” Provinsi Maluku di Malteng .
“Kehadiran Tim Penilai Pilot Project Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh bencana “Peduli Stunting” di Kabupaten Maluku Tengah dapat menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan semangat membangun Negeri,” ucap Mattemmu.
Dikatakannya, keluarga sangat berperan penting dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga, khususnya di kabupaten Maluku Tengah. Salah satunya dengan upaya mewujudkan keluarga berkualitas, berketahanan dan sejahtera dalam lingkungan yang sehat pada setiap tahapan kehidupan, sehingga hal ini menjadi fokus yang penting dan membutuhkan perhatian secara berkelanjutan.
Lanjutnya, gerakan ini bertujuan untuk mewujudkan keluarga dan lingkungan yang sehat melalui pilot project pada program “Peduli Stunting” adalah salah satu ikhtiar Pemerintah untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat dengan kualitas lingkungan yang baik dan perencanaan berkualitas.
“Pemda Malteng dengan didukung bersama oleh Tim Penggerak PKK sebagai ujung tombak pelaksanaan pilot project Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana “Peduli Stunting”, telah melakukan berbagai program strategis dalam mensukseskan program pemerintah yang mana telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, di Tahun 2024 angka stunting sudah di angka 14%,” katanya
Sejalan dengan itu, penanganan kasus stunting terus menjadi komitmen Pemerintah Daerah bersama seluruh stakeholders untuk terus diupayakan agar proses percepatan penurunan konvergensi stunting di seluruh Negeri/Kelurahan dapat dimaksimalkan dan mencapai target nasional sehingga diperoleh capaian yang lebih baik menuju terciptanya generasi unggul pada 2045.
“Saya mengharapkan hasil penilaian dari Tim Penilai Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana “Peduli Stunting” Provinsi Maluku pada hari ini akan mendapatkan hasil yang terbaik dan memuaskan,” pintahnya. (ME-08)






