‘Merawat Milenial’ KUA Nusaniwe Gandeng BNN dan Puskesmas Waihaong Gelar BRUS Bagi SMA Muhammadiyah Ambon

MALUKUEXPRESS.COM, Ambon, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nusaniwe Kemenag Kota Ambon bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku dan Puskesmas Waihaong, menyelenggarakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dengan tema “Merawat Milenial.” Kegiatan ini dihadiri oleh 50 siswa/i SMA Muhammadiyah Kota Ambon dan berlangsung di kantor KUA Nusaniwe, Permi Ambon. Selasa 24 September 2024.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kota Ambon Hi Saraju Kelrey, S.Ag., M.H., Kepala KUA Nusaniwe Sofyan Lestaluhu, S.E., M.M., M.H., Kepala Puskesmas Waihaong dr. Faradila Kilkoda, M.AKk., serta tim dari BNN Provinsi Maluku. Turut hadir juga Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Ambon, beserta para guru dan siswa/i sekolah tersebut.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala KUA Nusaniwe, Sofyan Lestaluhu, yang sekaligus membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya, Sofyan menekankan pentingnya pembekalan ilmu kepada generasi muda, baik dalam aspek agama maupun kesehatan.

“Kegiatan ini penting dan segera untuk dilaksanakan, karena salah satu sumber kemakmuran suatu bangsa ditentukan oleh manusianya. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak bangsa, khususnya di Kecamatan Nusaniwe, dapat dibekali dengan ilmu agama serta pengetahuan kesehatan,” ujar Sofyan.

Perwakilan dari BNN Provinsi Maluku, Syarifah Lulu Assagaff, menjadi pemateri pertama. Dalam awal penyampaian materinya, Lulu menegur siswa/i SMA Muhammadiyah yang terlihat kurang fokus. “Anak-anakku terkasih, kalian harus lebih konsentrasi karena ini adalah kesempatan untuk belajar tentang bahaya narkoba. Kalian harus bersemangat dan tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif, termasuk narkoba,” tegas Lulu.

Sesi kedua dibawakan oleh Kepala Puskesmas Waihaong, dr. Faradila Kilkoda. Dalam materinya, dr. Faradila menyampaikan kebanggaannya kepada para siswa yang hadir. “Beta sangat bangga dengan adek-adek semua, karna dong bisa hadir di sini. Beta juga lulusan Muhammadiyah, jadi jangan katong patah semangat atau minder,” katanya dengan penuh semangat.

Setelah acara berakhir, Kepala KUA Nusaniwe Sofyan Lestaluhu menyampaikan harapannya. “Kita berharap kegiatan ini dapat membekali anak-anak kita agar lebih siap menghadapi masa depan. Usia SMA merupakan usia yang rentan terhadap berbagai bahaya, termasuk narkoba dan masalah kesehatan. Dengan adanya kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi tentang bahaya tersebut, serta memberikan bekal ilmu agama dan kesehatan reproduksi,” jelasnya.

Pak Sofyan juga menekankan pentingnya pendidikan dalam mempersiapkan masa depan. “Harapan kami, anak-anak lebih siap dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif, sehingga ketika lulus SMA nanti, mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan lebih matang,” tambahnya.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Ambon, Hi Saraju Kelrey, juga turut menyampaikan pandangannya. “Kegiatan ini merupakan salah satu program nasional dan program unggulan Kementerian Agama dalam rangka membentengi generasi muda menyongsong masa depan,” ungkap Saraju tutup. (Tim)

Pos terkait