Nyong Ambon Pimpin Kasuari, Dari Tengkorak Kostrad Hingga Sahabat Rakyat Papua

MalukuExpress.com, – 15 September 2025
Satu lagi putra Maluku menorehkan tinta emas di dunia militer Indonesia. Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, sosok yang dikenal rendah hati dan pekerja keras, resmi menjabat sebagai Pangdam XVIII/Kasuari menggantikan Mayjen TNI Jimmy Ramos Manalu.

Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) berlangsung di Aula A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta, Senin (8/9/2025), dipimpin langsung oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Jejak Panjang Nyong Ambon

Lahir di Jakarta, 31 Juli 1975, darah Maluku begitu kental mengalir dalam diri Tehuteru. Alumni Akmil 1993 ini mengawali kariernya di Infanteri Kostrad dengan tempaan keras yang membentuk mental dan kepemimpinan.

Perjalanan panjangnya melintasi berbagai satuan strategis:

– Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak

– Dandim Mimika – salah satu daerah dengan dinamika tinggi

– Komandan Brigif Linud 17/I Kujang

– Danrem 151/Binaiya (Maluku)

hingga bertugas di Komando Resor Militer 174/ATW Papua dan Asops Kodam XVII/Cenderawasih

Tahun 2022, ia naik pangkat Brigadir Jenderal di Asops Kaskostrad. Dua tahun kemudian, tepat 2024, dipercaya menjadi Asops Kasad. Kini, kariernya makin lengkap dengan mandat besar menakhodai Kodam Kasuari.

Didampingi Istri Ambon yang Tangguh

Dalam setiap langkah, sang jenderal selalu ditemani sang istri, Ny. Mevia de Wanna-Tehuteru, sosok nona Ambon yang tak kalah berperan. Sertijab kali ini juga diiringi pergantian Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVIII/Kasuari, dari Ny. Jimmy Ramos kepada Ny. Mevia.

Tak hanya mendukung suami, keduanya juga aktif membina Ambon Sailing Community (ASC). Komunitas ini bukan sekadar soal layar dan laut, tetapi juga jembatan persahabatan antara Ambon dan Darwin, Australia, lewat ajang Darwin–Ambon Yacht Race.

Harapan Baru untuk Papua Barat

Pergantian Pangdam Kasuari diharapkan membawa angin segar bagi masyarakat Papua Barat dan Papua Barat Daya. Tehuteru dikenal bukan hanya sebagai perwira strategi, tapi juga sahabat bagi rakyat di medan tugas.

Tokoh Maluku di Jakarta, Latuharhary, menuturkan:

“Kami bangga, anak Ambon bisa buktikan diri di garis depan TNI. Semoga beliau jadi jembatan hati antara Papua dan Maluku.”

Hal senada datang dari Yohanis, tokoh adat di Manokwari:

“Kami butuh Pangdam yang tidak hanya mengamankan wilayah, tapi juga mengayomi. Semoga Mayjen Tehuteru bisa jadi sahabat masyarakat Papua.”

Bahkan dari kalangan prajurit, sosok Tehuteru begitu dihormati. Kapten Inf. Latuheru, salah satu juniornya, mengenang:

“Beliau selalu bilang: prajurit hebat bukan hanya yang jago perang, tapi yang dicintai rakyat. Itu yang bikin kami respek.”

Kedatangan orang nomor satu Di jajaran Kodam Kasuari dan istri Di sambut Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Ketua
TP PKK Propinsi Papua Barat Ny.Yuliana Mandacan. Ada juga Kapolda Papua Barat
Irjen Pol,Johnny E Isir, Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Judson F. Waprak dan Plt Sekda Kabupaten Manokwari Yan Ayomi.
Penyambutan di sertai dengan adat cuci kaki.

Dari Maluku, untuk Indonesia

Kisah karier Mayjen Tehuteru adalah bukti nyata bahwa putra Maluku mampu berdiri di garis depan, menjaga kedaulatan sekaligus merangkul rakyat dengan hati. (CM)

Pos terkait