Pariwisata Maluku Gandeng Ambon Sailing Community Panaskan Mesin Jelang Darwin to Banda Yacht Race 2026

Malukuexpress.com, Ambon, 21 Januari 2026
Provinsi Maluku mulai memanaskan mesin jelang ajang bergengsi Darwin to Banda Yacht Race 2026 yang akan digelar pada 3–8 Agustus 2026. Event pelayaran internasional ini diproyeksikan menjadi magnet baru pariwisata bahari Maluku di mata dunia.

Sebagai langkah awal, Dinas Pariwisata Provinsi Maluku menggelar Rapat Persiapan (RPT) bersama Ambon Sailing Community (ASC) serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Rapat strategis tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku dan menjadi sinyal kuat keseriusan Maluku sebagai tuan rumah event kelas dunia.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, S.T, M.Si, yang didampingi pejabat eselon III dan fungsional, menegaskan bahwa Darwin to Banda Yacht Race bukan sekadar lomba layar, melainkan etalase besar potensi Maluku—mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya, hingga keramahan masyarakatnya.

“Event ini harus dikemas profesional, aman, dan berstandar internasional. Kita ingin setiap peserta yacht membawa pulang pengalaman terbaik tentang Maluku,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara komprehensif berbagai aspek krusial, mulai dari kesiapan destinasi, dukungan layanan kepariwisataan, keselamatan pelayaran, penyambutan peserta internasional, hingga strategi promosi pariwisata Maluku ke pasar global. Kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan komunitas pelayaran menjadi kunci sukses penyelenggaraan event ini.

Ambon Sailing Community (ASC) menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi, memastikan setiap detail teknis dan non-teknis berjalan optimal. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan yacht race yang tidak hanya sukses secara event, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi lokal dan citra pariwisata Maluku.

Dengan koordinasi matang dan kolaborasi solid lintas sektor, Darwin to Banda Yacht Race 2026 diyakini akan menjadi salah satu event bahari paling bergengsi di Indonesia Timur—sekaligus mengukuhkan Maluku sebagai destinasi maritim kelas dunia. (CM)

Pos terkait