Pegadaian “Guncang” Ambon! Aplikasi TRiNG Resmi Diluncurkan, Investasi Emas Digital Jadi Sorotan

Malukuexpress.com, Ambon 31 Januari 2026
PT Pegadaian Area Ambon resmi “mengguncang” Kota Ambon dengan meluncurkan Festival TRiNG Tahap 2, Jumat dan Sabtu malam (30-31/1/2026). Bertempat di Pattimura Park, acara ini menyedot perhatian publik dan menjadi magnet baru bagi masyarakat yang ingin mengenal investasi emas dan layanan keuangan digital secara mudah dan aman.

Festival yang dihadiri langsung Wali Kota Ambon, perwakilan OJK Provinsi Maluku, perbankan, BUMN, hingga ratusan pelaku UMKM ini menjadi penanda resmi diperkenalkannya aplikasi TRiNG by Pegadaian kepada masyarakat luas.
Aplikasi TRiNG hadir sebagai solusi keuangan digital yang memungkinkan masyarakat bertransaksi, menabung, dan berinvestasi emas kapan saja dan di mana saja, tanpa harus datang ke kantor Pegadaian.

Ketua Panitia Pelaksana, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa Festival TRiNG Tahap 2 digelar sejak 30 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 dengan misi utama meningkatkan literasi keuangan, memperluas inklusi digital, serta mendorong transaksi keuangan yang aman dan legal di Ambon dan sekitarnya.

“TRiNG bukan sekadar aplikasi, tapi alat edukasi keuangan. Masyarakat diajak memahami investasi emas yang aman, terjangkau, dan bebas dari risiko investasi bodong,” tegasnya.

Festival TRiNG 2026 dikemas meriah oleh EO Carita Kita Organizer dan ramah keluarga. Mulai dari Digital Pegadaian Corner untuk aktivasi aplikasi, bazar UMKM, bazar emas dan lelang, wahana bermain anak, panggung bakat masyarakat, hingga apresiasi nasabah bagi pengguna aktif aplikasi TRiNG by Pegadaian.

Deputi Direktur Pegadaian Cabang Ambon, Harsdal Rahman, menjelaskan bahwa Festival TRiNG 2026 merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK, untuk terus melakukan edukasi dan mendorong inklusi keuangan kepada masyarakat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dwi Arfianto Kepala Departemen Gadai Area Ambon menegaskan bahwa aplikasi TRiNG menjawab kebutuhan masyarakat urban dengan mobilitas tinggi.

“Lewat TRiNG, masyarakat bisa mengatur keuangan, mengembangkan usaha mikro, dan berinvestasi emas hanya lewat ponsel. Ini solusi nyata untuk ibu rumah tangga, pekerja, hingga pelaku UMKM,” ujarnya.

Pegadaian juga menyoroti potensi emas sebagai instrumen investasi strategis. Dengan harga emas yang kini berkisar Rp3.200.000 per gram, investasi emas dinilai mampu menjaga nilai hasil usaha masyarakat sekaligus menjadi tabungan masa depan yang stabil.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutannya,memberikan apresiasi tinggi atas langkah Pegadaian yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi dan ketahanan ekonomi masyarakat.

Festival TRiNG Tahap 2 secara resmi dibuka secara digital oleh Wali Kota Ambon bersama perwakilan OJK Provinsi Maluku.

“Investasi bukan soal cepat kaya. Ini soal kesiapan masa depan. Pegadaian hadir memberi solusi legal, aman, dan mudah bagi masyarakat Ambon,” tegasnya.

Wali Kota Ambon berharap program ini mampu membangun budaya menabung, meningkatkan pemahaman investasi, serta memperkuat ekonomi berbasis UMKM.

Rangkaian acara hari kedua tanggal 31 Januari 2026 ditutup oleh Ibu YASNI Kepala Departemen produk Non Gadai Area Ambon, dengan penyerahan piala dan hadiah uang tunai bagi pemenang lomba, serta foto bersama pimpinan dan karyawan Pegadaian Area Ambon. Festival TRiNG 2026 pun diproyeksikan menjadi tonggak penting transformasi budaya keuangan digital di kawasan timur Indonesia. (CM)

Pos terkait