Malukuexpress.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon resmi membuka Expo DPRD Ambon Tahun 2025 yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Ambon. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela, pada Senin (18/8/2025).
Dalam sambutannya, Ketua DPRD menyampaikan bahwa Expo ini merupakan bentuk keterbukaan lembaga legislatif kepada masyarakat. “Expo DPRD Ambon bukan hanya ajang pameran, tetapi juga ruang komunikasi, edukasi, dan hiburan yang mempertemukan DPRD dengan masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini dapat mempererat hubungan sekaligus menjadi inspirasi pembangunan Ambon ke depan,” ungkapnya.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, M.Si., meresmikan pembukaan DPRD Expo 2025 di halaman Kantor DPRD Kota Ambon, Senin (18/8/2025). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian kota yang harus didukung secara berkelanjutan.
Menurut Wali Kota, pertumbuhan ekonomi Ambon tahun 2024 tercatat 5,9%, dan triwulan pertama 2025 mencapai 5,25%, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional maupun Provinsi Maluku.
“Kontribusi terbesar datang dari UMKM dan industri kreatif. Karena itu, DPRD Expo ini penting sebagai ruang promosi sekaligus dukungan nyata bagi pelaku usaha,” ujarnya
Dengan tema “Bergerak Bersama untuk Ambon Maju”, DPRD Expo 2025 menghadirkan 44 UMKM lokal serta dirangkaikan dengan perayaan HUT RI ke-80, HUT Provinsi Maluku ke-80, dan HUT Kota Ambon ke-450.
Wali Kota berharap expo ini tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar memberi manfaat ekonomi.
“Percuma expo kalau hanya ditonton. Mari berbelanja produk lokal, agar UMKM pulang dengan omzet nyata. Kolaborasi semua pihak adalah kunci membawa Ambon lebih maju,” tegasnya.
Expo DPRD Ambon menghadirkan berbagai stan yang menampilkan program kerja DPRD, potensi daerah, serta produk UMKM masyarakat Ambon. Selain itu, sejumlah kegiatan seni, budaya, dan hiburan rakyat juga akan meramaikan expo yang berlangsung hingga 19/8/2025 penutupan.
Melalui Expo ini, DPRD Kota Ambon berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat serta mendorong tumbuhnya partisipasi publik dalam pembangunan kota. (CM)








