MALUKUEXPRESS.COM, Langkah cepat Gubernur Maluku untuk memperhatikan Hak TPP ASN Guru Se Maluku Tahun 2024 adalah hal yang terbaik, dengan memperhatikan mekanisme yang baik pula, namun ketika ucapan itu dikumandangkan sehingga semua publik melihat dan membaca, Gubernur telah berkomitmen.
Namun apa yang diucapkan oleh Gubernur Maluku hingga saat ini, hanya isapan jempol dan buang garam ke laut, dan tidak berimplikasi ke Dinas terkait yang mengurusnya dengan sejuta alasan atau memang tak mampu melaksanakan ucapan Gubernur, “ungkap Pemerhati Pendidikan Maluku R. Rumadan kepada awak media. Sabtu 3 Mei 2025 di kediamannya di galunggung.
“Saya menilai Dinas Teknis, telah mencederai komitmen dan ucapan Pa Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa kepada Guru ASN se Maluku, niat baik beliau sangat Mulia, namun tidak dibarengi dengan ASN-ASN di Dinas Dikbud yang tidak bekerja mengurus hal-hal tersebut dengan baik, yang ketimbangan cari aman dan acuh tak acuh dengan pekerjaannya”. Sehingga hingga saat ini TPP ASN Guru tidak tercairkan,”tambahnya.
Miris lagi, banyak aturan-aturan yang dibuat oleh Dinas sendiri, telah dibuatkan, baik rekapan absensi online, SKP-SKP, kemudian harus TTD bermeterai, dll, telah dilalui, namun kok kebanyakan banyak janji dan sedang berproses, sampai saat ini tak kunjung cair, “ini ada apa, uang adakah atau uang tasangko kamana kah, yang pasti itu uang ada di kas negara,”tegasnya.
Olehnya itu, Saya Minta Dinas Teknis, bekerja la kas cair akang, supaya plong dan tuntas.
“Jang Biking Malu Pa Gubernur Maluku dengan Pernyataannya di publiknya tertanggal 14 April 2025 lalu di Baileo Rakyat Karpan dan diberitakan disejumlah media di Maluku, dan saya mau katakan beliau ini orang baik dan berkomitmen, jadi tolong jaga beliau dengan beliau pung pernyataan yang YA DAN YA, TUNTAS SELESAI. Jang kamong karja lama-lama kio. (*Tim)






