BANDA NEIRA, MALUKUEXPRESS.COM – Kepulauan Banda kembali menjadi perhatian dunia. Ratusan pelayar internasional yang mengikuti Sail Darwin–Banda Race 2026 disambut hangat dalam Welcome Ceremony di Tugu Segitiga, Desa Nusantara, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (6/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Inspektur Kodaeral IX Kolonel (Mar) Eko Priyo Handoyo hadir mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan TNI Angkatan Laut terhadap penguatan diplomasi maritim Indonesia melalui jalur pelayaran internasional.
Ajang bergengsi yang menghubungkan Darwin, Australia, dengan Banda Neira ini tidak hanya menjadi perlombaan layar internasional, tetapi juga menjadi jembatan persahabatan antarbangsa sekaligus panggung promosi sejarah, budaya, dan pariwisata bahari Kepulauan Banda kepada dunia.
Prosesi penyambutan diawali dengan kilas balik sejarah Banda Neira sebagai pusat perdagangan rempah dunia yang pernah menjadi rebutan bangsa-bangsa Eropa. Para peserta kemudian disambut langsung oleh Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, yang mengajak para pelayar menikmati keindahan alam, keramahan masyarakat, dan kekayaan budaya Banda.
Suasana semakin semarak saat alunan musik ukulele dan atraksi Tari Petik Pala memukau para tamu mancanegara. Pertunjukan budaya tersebut menjadi simbol kekayaan tradisi masyarakat Banda yang tetap lestari di tengah arus globalisasi.
Secara terpisah, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menegaskan bahwa Sail Darwin–Banda Race merupakan momentum strategis untuk memperkuat diplomasi maritim, meningkatkan kerja sama internasional, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata bahari Indonesia.
“Kehadiran TNI Angkatan Laut melalui Kodaeral IX merupakan bentuk komitmen dalam mendukung keamanan wilayah perairan, sekaligus menyukseskan kegiatan internasional yang memberikan dampak positif bagi pembangunan sektor maritim dan pariwisata nasional,” tegasnya.
Keikutsertaan Kodaeral IX juga menunjukkan sinergi TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan Sail Darwin–Banda Race 2026 berlangsung aman, sukses, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Banda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Maluku Tengah, Camat Banda, Camat Kepulauan Banda, Danramil 1502-01/Banda, Kapolsek Banda, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Banda, Danposal Banda, perwakilan Karantina Banda, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Ambon, Ketua Ambon Sailing Community (ASC), personel Polri, Bea Cukai, Basarnas, anggota ASC, serta para peserta Sail Darwin–Banda Race 2026.
Melalui penyelenggaraan Sail Darwin–Banda Race 2026, Banda Neira kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi maritim kelas dunia yang memadukan sejarah rempah, kekayaan budaya, dan pesona bahari dalam satu panggung internasional.
(CM)






