Malukuexpress.com, Masohi – Penjabat (Pj) TP-PKK Maluku Tengah (Malteng) Bella F.M Marasabessy, seakan tak perna henti melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten bertajuk Pamahanu Nusa ini.
Kali ini, Istri orang nomor satu di Malteng, menggelar Workshop Pencegahan dan Penurunan Stunting, kepada para kader PKK dan Posyandu, dengan menghadirkan langsung narasumber dari Ahli Gizi Masyarakat DR.dr. Tan Shot Yen, sabtu (6/5/2023).
Kegiatan yang berlangsung di Baileo Ir Soekarno Pandopo Bupati Malteng ini, dihadiri oleh Pj Bupati Malteng Muhamat Marasabessy, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Pimpinan OPD, Pengurus TP-PKK Malteng, para Camat, KPN, serta para kader PKK dan Posyandu se-Malteng.
Dalam sambutannya Bella mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen serius Tim Penggerak PKK Malteng, dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting, dengan melakukan pemberdayaan pelatihan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami sangat berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat memberikan kontribusi positif, terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak serta pencegahan dan penurunan stunting di Malteng,” ucap Bella.
Dikatakannya, selaku Pj Ketua Tim Penggerak PKK Malteng, dirinya mempunyai tugas dan tanggung jawab penting untuk mendukung keberhasilan program pembangunan daerah melalui 10 Program Pokok PKK dengan melaksanakan berbagai kegiatan di bidang pemberdayaan masyarakat dan keluarga, termasuk upaya pencegahan dan penurunan stunting.
“Penanganan stunting di Maluku Tengah, merupakan salah satu program kerja prioritas PKK dalam mendukung program kerja Ibu Widya Pratiwi Murad, selalu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku dan Ina Parenting Maluku,” ucapnya.
Bella juga mengatakan, Tim Penggerak PKK Malteng, terus berupaya melakukan berbagai program dan kegiatan intervensi penurunan stunting dari tingkat Kabupaten hingga ke Kecamatan dan Negeri, bersama-sama dengan pemerintah mencari solusi yang terbaik, karena target Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2024 harus sama dengan target nasional penurunan stunting yaitu 14 persen.
Ia juga mengajak para Kepala Pemerintahan Negeri (KPN), untuk mendukung sepenuhnya kegiatan PKK di wilayah kerja masing-masing. Dengan memanfaatkan Dana Desa, yang sebagian diprioritaskan untuk alokasi dana bagi program PKK.
“Keaktifan Posyandu dalam upaya pencegahan dan penurunan Stunting di Negeri dapat dilakukan melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dananya bersumber dari Dana Desa,”
“Terkait hal tersebut, saya sangat berharap peran aktif KPN dan Ketua Tim Penggerak PKK Negeri, untuk memberikan PMT yang sehat dan bergizi kepada anak-anak kita dan bukan lagi dengan biskuit, susu kotak atau makanan instan lainnya,” pintahnya. (ME-08)






