MALUKUEXPRESS.COM, AMBON, Resimen Mahasiswa Mahamaku Maluku menggelar Rapat Komando Daerah (Rakomda) tahun 2025 dengan mengusung tema “Transformasi Nilai Bela Negara untuk Menanamkan Kedisiplinan Anggota Resimen Mahasiswa dalam Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia”. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Kamis (2/10/2025).
Rakomda secara resmi dibuka oleh Wakil Asisten Pengamanan Resimen Mahasiswa Nasional, Agus Winarno, SH, yang hadir mewakili Komandan Komando Nasional Menwa Indonesia, Ir. Reza Patria. Hadir pula Rektor Universitas Pattimura, perwakilan Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, serta Pemerintah Kota Ambon.
Selain agenda rapat, Rakomda juga menghadirkan materi tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara oleh Mayor Fathur Rohman, ST (Kodam XV/Pattimura) dan Daniel Indey dari Badan Kesbangpol Provinsi Maluku yang juga merupakan alumni Menwa.
Ketua Satgas Rakomda, Dr. Pieter Pelupessy, M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa Satgas Komando Daerah Menwa Maluku dibentuk berdasarkan SK Danmen Mahamaku No. T.01/Skomen/VII/2025 tertanggal 5 Agustus 2025. Menurutnya, Rakomda pertama ini merupakan momentum penting untuk pembinaan organisasi dan penguatan keanggotaan Menwa di Maluku.
“Rakomda menjadi wadah untuk merawat nilai perjuangan para pendahulu, dari korps tentara pelajar hingga kini Resimen Mahasiswa yang secara sukarela mendedikasikan diri dalam bela negara,” ujarnya.
Rakomda 2025 tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi forum pemilihan Komandan Menwa Mahamaku periode 2025–2029. Peserta terdiri dari perwakilan Menwa berbagai perguruan tinggi di Maluku, sub Menwa, serta alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI).
Pesan dari Komandan Nasional
Mewakili Komandan Nasional Menwa, Ir. Reza Patria, Agus Winarno menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, hasil Rakomda harus melahirkan program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan anggota dan masyarakat, termasuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan desa.
“Kami berharap Resimen Mahasiswa Mahamaku bisa menjadi motor penggerak aura positif dan semangat bela negara, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah,” ungkapnya.
Kedua, siapapun yang terpilih sebagai Komandan baru diminta untuk didukung penuh seluruh jajaran Menwa agar roda organisasi berjalan solid dan harmonis. “Rakomda adalah forum keputusan tertinggi di daerah. Apa pun hasilnya harus diterima dengan lapang dada demi menjaga persatuan Menmahamaku,” lanjutnya.
Ketiga, Komandan baru diharapkan mampu memposisikan Menwa secara strategis di tengah masyarakat dan menjadi mitra solusi bagi pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Di akhir pesannya, Reza Patria menekankan pentingnya mengamalkan semboyan Menwa Widya Castrena Darma Sida yang bermakna menyempurnakan pengabdian melalui ilmu pengetahuan dan keprajuritan.
“Ilmu yang dimiliki seorang satria Menwa harus memberi dampak positif, membangun lingkungan, dan memperkokoh semangat persatuan bangsa,” tandasnya.
Dengan semangat tersebut, Rakomda Menwa Maluku 2025 diharapkan mampu melahirkan program-program yang relevan, mempererat solidaritas anggota, dan mencetak pemimpin baru yang siap menjaga marwah Resimen Mahasiswa Mahamaku. (*/MN)






