Semangat Pattimura Menggema di Saparua, Api Perjuangan Anak Maluku Harus Tetap Menyala

Saparua,Malukuexpress.com, Hari Pattimura ke-209 menjadi momentum penting bagi masyarakat Maluku untuk kembali meneguhkan semangat perjuangan, persatuan, dan kebangkitan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Bertempat di Benteng Duurstede, Saparua, Jumat 15 Mei 2026, peringatan bersejarah itu dipimpin langsung oleh Hendrik Lewerissa. Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebangsaan, Lewerissa menegaskan bahwa Hari Pattimura bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan melawan penjajah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa api perjuangan harus terus hidup di dada setiap anak Maluku.
“Hari ini kita tidak hanya berdiri di atas tanah para raja, tetapi juga di atas darah, keringat, dan air mata para pejuang.

Semangat Pattimura harus terus menyala di dada generasi muda Maluku,” tegas Lewerissa di hadapan ribuan masyarakat yang memadati kawasan upacara.
Mengusung tema “Teladani Perjuangan Pattimura, Wujudkan Maluku Gemilang Menuju Indonesia Emas 2045”, Pemerintah Provinsi Maluku mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan, membangun inovasi, dan mengelola potensi sumber daya alam demi kesejahteraan rakyat.

Menurut Lewerissa, Maluku memiliki kekuatan besar untuk menjadi pusat pembangunan di kawasan Indonesia Timur, terutama dalam sektor sumber daya manusia, ekonomi kelautan, dan perikanan. Ia menekankan bahwa kekayaan alam Maluku harus dikelola secara bijak agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sorotan utama dalam peringatan kali ini tertuju kepada generasi muda. Lewerissa menilai pemuda Maluku harus menjadi “Pattimura Masa Kini” yang kreatif, cerdas, dan mampu bersaing di era digital tanpa meninggalkan nilai budaya serta persaudaraan Pela Gandong dan Siwalima.
“Kalau dulu perjuangan memakai parang dan salawaku, maka hari ini perjuangan adalah melawan kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, dan perpecahan,” ujarnya disambut tepuk tangan masyarakat.

Semangat persatuan Pela Gandong kembali digaungkan sebagai simbol kekuatan masyarakat Maluku dalam menjaga kedamaian di tengah tantangan zaman modern. Nilai Siwalima disebut tetap menjadi identitas penting yang mempersatukan seluruh anak negeri di bumi seribu pulau.

Tagar #PattimuraMuda, #LawamenaHaulala, dan #MalukuBangkit
langsung ramai di media sosial usai pidato tersebut viral dan dibagikan ribuan warga. Banyak netizen menyebut pesan yang disampaikan Gubernur Maluku sebagai suntikan semangat baru bagi generasi muda Maluku.

“Pattimura Tua boleh dihancurkan, tetapi Pattimura Muda akan selalu bangkit!” menjadi kalimat paling menggema dalam peringatan Hari Pattimura ke-209 tahun ini.
Lawamena Haulala! Semangat perjuangan itu akan terus hidup, hari ini dan selamanya.(CM)

Pos terkait