TRADISI PEDANG PORA IRINGI PELEPASAN WAKAPOLDA MALUKU, KAPOLDA: PENGABDIAN ADALAH WARISAN YANG AKAN TERUS DILANJUTKAN

MALUKUEXPRESS.COM
POLDA MALUKU – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai tradisi pelepasan Wakapolda Maluku, Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., yang digelar di halaman depan Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026). Prosesi Pedang Pora yang menjadi tradisi kehormatan di lingkungan Polri tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., serta diikuti jajaran pejabat utama, para Kapolres, personel dan ASN Polda Maluku.

Tradisi Pedang Pora merupakan bentuk penghormatan institusi kepada perwira tinggi Polri yang telah mengabdikan diri dan menyelesaikan masa tugasnya di suatu satuan kerja. Prosesi tersebut sekaligus menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan komitmen Polri dalam menjaga soliditas organisasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Irjen Pol. Imam Thobroni dilepas dengan barisan Pedang Pora dan jajaran kehormatan yang dibentuk oleh personel Polda Maluku. Prosesi berlangsung khidmat, mencerminkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Wakapolda Maluku.

Turut mengikuti kegiatan tersebut Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta beserta istri, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku beserta istri, para Kapolres jajaran Polda Maluku beserta istri, Bhayangkari, personel, serta ASN Polda Maluku.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan bahwa tradisi pelepasan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada setiap insan Bhayangkara yang telah mendedikasikan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara.

“Tradisi Pedang Pora adalah simbol penghormatan atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi seorang perwira kepada institusi Polri. Apa yang telah ditorehkan Irjen Pol. Imam Thobroni selama bertugas di Polda Maluku menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang akan terus kami lanjutkan. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya serta mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik.

“Regenerasi kepemimpinan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Yang terpenting adalah nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, integritas, dan semangat Presisi terus hidup dalam setiap personel sehingga kepercayaan masyarakat kepada Polri semakin meningkat,” tegasnya.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan rasa hormat. Usai melewati barisan Pedang Pora, Irjen Pol. Imam Thobroni berpamitan dengan Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, para pejabat utama, Bhayangkari, serta seluruh personel yang hadir.

Seluruh rangkaian tradisi pelepasan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, menjadi penanda kuat bahwa nilai-nilai penghormatan terhadap pengabdian tetap menjadi budaya yang dijunjung tinggi di lingkungan Polri sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat.(CM)

Pos terkait