MALUKUEXPRESS.COM, Ambon – Seminar Natal Nasional 2025 yang digelar di Aula Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Senin (15/12/2025), berlangsung penuh semangat dan refleksi kebangsaan. Hadir sebagai narasumber utama, Walikota Ambon Bodewin Wattimena melontarkan pesan tegas: pemerintah harus hadir secara nyata, bukan sekadar wacana, dalam melindungi generasi penerus bangsa.
Dalam paparannya, Bodewin menyoroti berbagai tantangan serius yang kini dihadapi generasi muda, mulai dari degradasi moral, krisis identitas, pengaruh negatif media sosial, hingga persoalan ekonomi dan ketimpangan akses pendidikan. Menurutnya, semua itu tidak bisa diselesaikan secara parsial.
“Negara tidak boleh abai. Pemerintah harus hadir lewat kebijakan yang konkret dan kerja kolaboratif lintas sektor. Masa depan bangsa ada di tangan generasi muda, dan mereka wajib kita lindungi,” tegas Bodewin di hadapan ratusan peserta seminar.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai Natal seperti kasih, keadilan, dan kepedulian sosial harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, bukan hanya seremoni tahunan. Pemerintah daerah, lanjutnya, memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menciptakan ruang yang aman, inklusif, dan produktif bagi anak muda.
Bodewin juga mengajak gereja, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat sipil untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah. Menurutnya, pembangunan karakter generasi muda tidak bisa dibebankan hanya pada sekolah atau keluarga semata.
“Kalau kita ingin Indonesia yang kuat di masa depan, maka hari ini kita harus serius membangun manusianya. Ini kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Seminar Natal Nasional 2025 ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, akademisi, dan pemuka agama dalam merespons tantangan kebangsaan. Kegiatan tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti, khususnya dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan generasi muda di tengah perubahan zaman yang kian cepat.
Dengan pesan yang lugas dan bernada kritis, kehadiran Walikota Ambon dalam forum nasional ini kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak tinggal diam dalam menjaga masa depan bangsa. (CM)






