Malukuexpress.com, Masohi – Guna meningkatkan layanan dan pengetahuan Calon Jemaah Haji (CJH), Kementrian Agama Maluku Tengah gelar Bimbingan Manasik (Bimsik) sepanjang tahun yang dilaksanakan setiap hari rabu. Kebijakan kegiatan manasik haji ini adalah agar jemaah haji harus memiliki bekal yang cukup untuk melaksanakan serangkaian ibadah haji.
Tecatat puluhan, peserta CJH Malteng mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama Malteng yang berlangsung di Aula kantor Kemenag Malteng, rabu (28/2/2024).
Kakankemenag Malteng Taslim Tuasikal mengatakan kegiatan manasik haji tahunan ini tujuannya agar jemaah haji paham dan mengerti rangkaian ibadah haji mulai dari tanah air hingga ke tanah suci. Karena sebelum diberangkatkan ke tanah suci, jemaah haji harus dibekali pengetahuan yang cukup terkait dengan pelaksanaan ibadah. Salah satunya pembekalan yang diberikan adalah dengan Manasik Haji.
“Kegiatan ini dalam rangka membantu jemaah haji di Malteng untuk lebih siapkan diri dalam ibadah haji,” jelasnya.
Seharusnya lanjut Tuasikal, seluruh CJH asal Malteng mengikuti kegiatan ini, namun karena jarak dan juga anggaran, yang bisa hadir hanya dari Kecamatan Kota Masohi dan Amahai saja. Sementara untuk CJH asal Kecamatan Leihitu dan Salahutu, bisa mengikuti Bimsik di Kota Ambon.
Dikatakannya, jumlah CJH Malteng sesuai dengan kuota, masih sama seperti Tahun 2023 yaitu 130. Ia berharap ada tambahan sesuai dengan regulasi terbaru.
“Tahun ini sesuai dengan kuota itu masih tetap pada 130. Tapi Mudah-mudahan ada tambahan diregulasi terbaru untuk penambahan lansia, ditambah dengan mahram. kemungkinan masih sama dengan Tahun 2023 yang diberangkatkan itu 160,” kata Tuasikal. (ME-08)






